Kemendikdasmen Wajibkan Pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia dalam Upacara Bendera

Kemendikdasmen mewajibkan pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia terbaru mulai 2 Mei 2026 untuk memperkuat karakter siswa di seluruh satuan pendidikan.

Seluruh satuan pendidikan di Indonesia mulai mewajibkan pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia dalam rangkaian upacara bendera bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah nyata pemerintah dalam memperkuat karakter dan disiplin peserta didik sejak dini.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan aturan ini melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026. Dilansir dari Medcom, instruksi tersebut menetapkan pembacaan ikrar sebagai bagian permanen dari protokol upacara guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara rutin bagi para siswa.

Teks Ikrar Pelajar Indonesia versi 2026 dirancang dengan kalimat yang lebih ringkas dan sederhana agar mudah dihafalkan oleh siswa di semua tingkatan sekolah. Ikrar tersebut memuat lima komitmen utama bagi pelajar, yaitu belajar dengan baik, menghormati orang tua, menghormati guru, menjaga kerukunan antarteman, serta mencintai tanah air Indonesia.

Langkah penyeragaman ini diambil untuk menggantikan versi ikrar lama yang dinilai terlalu panjang dan kompleks bagi peserta didik. Pemerintah memilih pendekatan yang lebih praktis agar poin-poin dalam ikrar tersebut dapat langsung tercermin dalam perubahan perilaku harian siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Setiap poin dalam ikrar baru memiliki makna filosofis yang mendalam, mulai dari penekanan tugas utama siswa dalam menuntut ilmu hingga pencegahan aksi perundungan melalui semangat kerukunan. Selain itu, sikap menghargai guru dan orang tua diposisikan sebagai fondasi dasar dalam pembentukan integritas karakter generasi muda.

Penerapan ikrar yang seragam di seluruh wilayah Indonesia ini juga berfungsi sebagai standar nasional agar pelaksanaan upacara memiliki makna yang selaras di tiap daerah. Melalui pembiasaan ini, Kemendikdasmen berharap keberhasilan siswa tidak hanya bertumpu pada pencapaian akademik, tetapi juga pada etika dan sikap terhadap sesama.

Recommended