Shopee Peringatkan Modus Penipuan Chat Layanan Pelanggan Palsu

Shopee ingatkan pengguna waspadai modus penipuan chat layanan pelanggan palsu yang meminta data sensitif dan menyebar tautan berbahaya.

Manajemen platform e-commerce Shopee mengeluarkan peringatan resmi pada Jumat (17/4/2026) mengenai maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan melalui fitur chat pribadi di aplikasi. Para pelaku menggunakan identitas palsu untuk mengelabui pengguna agar memberikan data sensitif.

Dilansir dari Detik Finance, pelaku melancarkan aksinya dengan mengirimkan pesan mendesak berisi ancaman pemblokiran atau pembatasan akun. Pesan tersebut biasanya disertai dengan tautan pemulihan akun yang sebenarnya merupakan jebakan untuk mengambil alih data pribadi korban.

Shopee menegaskan bahwa tim Customer Service (CS) secara teknis tidak dapat memulai percakapan terlebih dahulu dengan pengguna melalui fitur chat di aplikasi. Komunikasi resmi hanya terjadi jika pengguna lebih dulu menghubungi bantuan melalui tombol 'Chat dengan Shopee' pada profil akun.

Pengguna diimbau untuk tidak memberikan data rahasia seperti nomor PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada siapapun. Pihak Shopee menyatakan bahwa mereka tidak pernah meminta informasi sensitif tersebut melalui saluran komunikasi manapun, baik di dalam maupun di luar aplikasi.

Langkah pencegahan yang disarankan meliputi verifikasi langsung melalui kanal resmi jika menerima pesan mencurigakan. Pengguna dapat melaporkan akun penipu dengan menekan ikon titik tiga di pojok pesan dan memilih opsi 'Laporkan Pengguna Ini'.

Perusahaan juga memperkenalkan rumus 3C sebagai panduan keamanan bagi masyarakat luas. Rumus tersebut terdiri dari Cek Pengirim, Cek Fakta melalui fitur resmi di aplikasi, dan Cari Tahu Modus melalui akun Instagram @shopeecare_id guna memantau perkembangan tren penipuan terbaru.

Hingga saat ini, informasi resmi dari platform tersebut hanya dikirimkan melalui akun WhatsApp terverifikasi bercentang biru dan nomor telepon layanan pelanggan 1500702. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap segala bentuk permintaan data yang tidak wajar.

Recommended