Klub raksasa Italia AC Milan dilaporkan tengah menyusun strategi besar untuk mendatangkan penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, guna memperkuat lini serang mereka pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Rencana ini muncul setelah performa lini depan Rossoneri dianggap kurang maksimal sepanjang musim berjalan.
Kebutuhan akan sosok penyerang tengah menjadi prioritas utama manajemen Milan saat ini. Dilansir dari Bola, opsi striker yang ada seperti Santiago Gimenez dan Niclas Fullkrug dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi tim sehingga sering dicadangkan oleh pelatih.
Kondisi tersebut memaksa Massimiliano Allegri selaku pelatih Milan sering menggeser Rafael Leao ke posisi yang bukan peran idealnya. Berdasarkan laporan pakar transfer Gianluca Di Marzio, Allegri telah mengadakan pertemuan intensif dengan jajaran direksi untuk membahas perekrutan Gabriel Jesus sebagai solusi jangka panjang.
Gabriel Jesus saat ini masih terikat kontrak dengan Arsenal hingga tahun 2027. Namun, klub asal Inggris tersebut diyakini akan mempertimbangkan penawaran yang masuk sebelum nilai pasar pemain asal Brasil itu mengalami penurunan lebih jauh akibat minimnya waktu bermain.
Performa Jesus bersama The Gunners pada musim 2025/2026 memang mengalami penurunan dengan hanya mencatatkan 25 penampilan serta mengoleksi lima gol dan dua assist di semua ajang. Penurunan statistik ini dipicu oleh cedera ligamen lutut (ACL) serius yang dialaminya pada awal 2025 lalu.
Meskipun performanya di liga domestik terbatas, Jesus menunjukkan tajinya di kompetisi Eropa dengan mencetak dua gol di Liga Champions musim ini. Catatan menariknya, kedua gol tersebut bersarang ke gawang rival sekota Milan, yakni Inter Milan, dalam laga fase liga pada Rabu (21/1/2026).
Secara keseluruhan, pemain berusia 29 tahun ini tetap memiliki rekam jejak impresif sejak membela Manchester City hingga Arsenal dengan total kontribusi lebih dari 50 gol dan assist. AC Milan berharap pengalaman Jesus di level tertinggi dapat mengembalikan ketajaman tim di kompetisi domestik maupun Eropa.