Adhi Karya Targetkan Sekolah Rakyat Gunung Mas Selesai Juni 2026

PT Adhi Karya (Persero) Tbk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Gunung Mas untuk digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menargetkan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, pada Juni 2026 agar dapat beroperasi pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Proyek percepatan ini dilakukan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) ADHI-FYP pada Selasa (12/5/2026).

Fasilitas pendidikan terpadu tersebut dibangun di atas lahan seluas 8,09 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.100 meter persegi. Dilansir dari Detik Finance, lingkup pekerjaan mencakup pembangunan gedung SMP, SMA, asrama, gedung serbaguna, serta berbagai sarana penunjang pendidikan lainnya.

Strategi percepatan diterapkan dengan mengubah struktur lantai dua dari material beton menjadi baja guna memangkas waktu pengerjaan. Selain itu, ADHI menggunakan struktur panggung pada fondasi bawah untuk menyesuaikan karakteristik lahan di lokasi proyek.

Pihak manajemen juga menambah intensitas kerja dengan menerapkan sistem tiga shift dan menambah jumlah alat berat di lapangan. Percepatan ini juga mencakup instalasi utilitas dasar serta pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) agar seluruh fasilitas siap tepat waktu.

"ADHI berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja. Kami optimistis fasilitas pendidikan ini dapat segera digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, dalam keterangan tertulis.

Perusahaan pelat merah ini sebelumnya telah terlibat dalam berbagai Proyek Strategis Nasional seperti jalan tol di Jawa dan Sumatera serta infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN). Di sektor lingkungan, ADHI juga mengelola proyek pengolahan sampah RDF Bantargebang dan fasilitas limbah di Medan.

Hingga saat ini, progres pembangunan di Kabupaten Gunung Mas dilaporkan menunjukkan tren positif dengan fokus utama pada kualitas konstruksi. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan pendidikan di luar Pulau Jawa melalui penyediaan infrastruktur sosial yang memadai.

Recommended