Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi meningkatkan alokasi kepesertaan perwakilan Indonesia untuk kompetisi antarklub Asia musim 2027/2028 pada Jumat (22/5/2026). Dilansir dari Bola, negara ini kini mendapatkan dua tiket untuk bersaing di ajang AFC Champions League Two.
Sebelum keputusan ini keluar, Indonesia hanya memiliki dua jatah yang terbagi di dua kompetisi berbeda. Satu tim mendapat tempat di AFC Champions League Two, sedangkan satu tim lain harus berlaga melalui AFC Challenge League.
Sebagai gambaran pada musim 2025/2026, Persib Bandung berkompetisi di AFC Champions League Two setelah keluar sebagai juara liga domestik musim sebelumnya. Sementara itu, Dewa United selaku runner-up berkompetisi di AFC Challenge League.
Kenaikan jatah kepesertaan mulai musim 2027/2028 tersebut diperoleh berkat performa impresif dari Persib Bandung, Dewa United, dan Madura United. Ketiga klub tersebut menunjukkan penampilan apik dalam kompetisi antarklub Asia selama beberapa musim terakhir.
Tantangan besar kini membayangi klub-klub yang akan berlaga di kompetisi tingkat kedua Asia tersebut. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan pandangannya terkait persaingan ketat yang harus dihadapi oleh timnya.
"Pertandingan melawan Selangor FC di ajang AFC Champions League 2 akan sangat sulit." kata Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Pria asal Kroasia tersebut menilai Selangor merupakan salah satu klub raksasa di Malaysia. Tim lawan juga sedang berada dalam tren performa yang positif setelah melakukan pergantian di kursi kepelatihan.
Dari dua jatah tiket AFC Champions League Two untuk musim 2027/2028, satu tiket fase grup otomatis akan diserahkan kepada jawara Super League musim 2026/2027. Sementara itu, satu tiket tersisa merupakan jalur tidak langsung yang harus melalui babak kualifikasi.
Operator kompetisi domestik, I.League, kini sedang menggodok regulasi untuk menentukan tim yang berhak atas tiket tidak langsung tersebut. Pilihannya akan dijatuhkan kepada runner-up liga atau dialihkan bagi pemenang League Cup yang baru digulirkan pada musim 2026/2027.
Klub yang menempati slot tiket tidak langsung tersebut tidak bisa langsung bermain di fase grup. Perwakilan Indonesia ini diwajibkan terlebih dahulu melewati babak playoff melawan klub dari negara lain di wilayah Asia bagian timur.