Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, dihukum larangan tampil dalam dua pertandingan oleh klubnya. Keputusan ini, yang dikonfirmasi oleh pelatih kepala Liam Rosenior, memicu reaksi keras dari agen Fernandez, Javier Pastore, yang menyebutnya tidak adil dan sulit diterima.
Seperti dilansir dari Bola.com, Fernandez dipastikan absen dalam perempat final Piala FA melawan Port Vale pada Sabtu, serta laga penting Liga Inggris menghadapi Manchester City pada Minggu (12/4/2026). Sanksi ini dinilai krusial mengingat Chelsea tengah bersaing untuk meraih tiket Liga Champions.
Javier Pastore menyampaikan bahwa kliennya tidak memahami alasan di balik hukuman tersebut. Menurut Pastore, tidak ada dasar jelas yang membenarkan pelarangan bermain untuk salah satu pemain terpenting tim.
"Hukuman ini sepenuhnya tidak adil. Melarang pemain tampil dalam dua pertandingan, apalagi itu laga yang sangat krusial bagi Chelsea karena perebutan tiket Liga Champions sedang dipertaruhkan, sementara dia adalah salah satu pemain terpenting tim," kata Pastore.
Pastore juga menekankan bahwa Fernandez menerima keputusan pelatih dengan profesionalisme tinggi. "Tidak ada alasan atau pembenaran yang nyata mengapa dia dihukum. Enzo tidak memahami situasinya. Saat pelatih menyampaikan keputusan itu, dia menerimanya karena dia sosok profesional yang selalu berkomitmen penuh dan menghormati keputusan."
Kondisi ini terjadi setelah Fernandez sempat menyatakan keraguannya untuk tetap di Stamford Bridge musim depan, menyusul kekalahan Chelsea dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions pada Maret lalu.
Tanggapan Pelatih Liam Rosenior
Pelatih Liam Rosenior menegaskan bahwa sanksi terhadap Fernandez merupakan hasil kesepakatan internal klub. Ia menyatakan bahwa ada batas budaya tim yang dilanggar oleh pernyataan Fernandez, meskipun ia sangat menghormati sang pemain secara pribadi.
"Sangat disayangkan Enzo berbicara seperti itu. Saya tidak punya kata buruk untuknya, tetapi ada batas yang dilanggar terkait budaya tim dan apa yang ingin kami bangun," ujar Rosenior. Meski demikian, status Fernandez sebagai wakil kapten tim tidak akan dicabut.
Rosenior menambahkan, "Saya sangat menghormatinya sebagai pribadi dan pemain. Dia frustrasi karena ingin kami sukses. Pintu tidak tertutup untuk Enzo. Ini adalah sanksi. Anda harus melindungi budaya tim, dan dalam hal itu ada batas yang telah dilewati." Ia juga optimis Fernandez akan merespons dengan baik dan membantu tim di pekan-pekan mendatang.
Sikap Klub Terhadap Marc Cucurella
Pada kesempatan yang sama, Rosenior juga mengklarifikasi bahwa tidak ada tindakan disipliner yang akan diberikan kepada bek Marc Cucurella. Cucurella sebelumnya mengkritik pemecatan pelatih Enzo Maresca pada Januari, yang menurutnya membuat tim kehilangan stabilitas. Ia juga menyinggung kebijakan klub dalam merekrut pemain muda.
"Saya memahami ini bagian dari kebijakan klub dan mereka ingin menuju arah itu, merekrut pemain muda dan membangun masa depan. Namun, bagi kami yang ingin meraih trofi besar, momen seperti ini membuat Anda merasa putus asa," kata Cucurella.