Jose Mourinho melontarkan kritik pedas terhadap Tim Nasional Portugal. Pelatih Benfica itu menilai Selecao das Quinas kehilangan kekuatan signifikan dan terlihat "biasa saja" ketika Cristiano Ronaldo tidak berada di lapangan, seperti dilansir dari Bola.
Pandangan ini muncul meskipun Portugal telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 sebagai salah satu dari 48 negara peserta. Selama fase kualifikasi, Ronaldo berhasil mencetak lima gol, menunjukkan ketajamannya yang konsisten meski usianya tidak lagi muda.
Cristiano Ronaldo, yang merupakan kapten Portugal, telah mengukir sejarah dengan 226 penampilan internasional dan mencetak 143 gol. Catatan ini menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
Di sisi lain, perdebatan muncul mengenai apakah pelatih Roberto Martinez perlu mulai mencari penerus Ronaldo. Jika tampil di Piala Dunia 2026, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun akan menjadi pemain tertua keempat dalam sejarah turnamen tersebut.
Mourinho, yang memiliki pengalaman melatih Ronaldo di Real Madrid antara tahun 2010 dan 2013, menegaskan bahwa kehadiran sang kapten sangat krusial. Ia menganggap Portugal tidak lagi memberikan ancaman berarti kepada lawan tanpa Ronaldo.
"Kalau Cristiano Ronaldo tidak ada, Portugal terlihat seperti tim biasa saja," ujar Mourinho, dikutip dari beIN SPORTS, setelah Portugal bermain imbang tanpa gol melawan Meksiko pada Minggu, 29 Maret 2026.
Ia menambahkan, "Orang-orang terus meminta agar dia tidak dipanggil. Nah, dia tidak bermain, dan kalian lihat hasilnya. Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut dari lawan. Portugal justru ditekan oleh Meksiko."
Menurut Mourinho, kehadiran Ronaldo membuat lawan "berpikir dua kali", sedangkan tanpa dirinya, lawan "bahkan tidak berpikir sama sekali." Ronaldo memang absen dalam pertandingan tersebut karena mengalami cedera otot.
Sebagai pengganti, Martinez menurunkan Goncalo Ramos, penyerang Paris Saint-Germain, namun ia ditarik keluar sebelum satu jam pertandingan dan digantikan oleh Paulinho, penyerang berusia 33 tahun yang baru mengoleksi empat caps bersama timnas.
Respons Skuad Portugal dan Keyakinan Martinez
Kritik yang dilayangkan Mourinho segera direspons oleh skuad Portugal. Dalam pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat beberapa hari kemudian, Portugal berhasil meraih kemenangan 2-0.
Laga yang digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, tersebut menyaksikan Francisco Trincao mencetak gol pada menit ke-37, diikuti oleh gol Joao Felix pada menit ke-59, memastikan kemenangan bagi Selecao das Quinas.
Terlepas dari cedera yang dialaminya, Roberto Martinez tetap optimis bahwa Ronaldo akan kembali memperkuat Portugal di Piala Dunia 2026. Ia meyakini Ronaldo akan tampil untuk keenam kalinya di turnamen sepak bola paling bergengsi itu.
"Ia adalah kapten kami dan sangat penting, sangat berpengaruh. Ia masih memainkan peran fundamental sebagai kapten," kata Martinez. Ia juga menyoroti cara Ronaldo menyelesaikan peluang, mentalitasnya, dan inspirasi yang diberikannya.
Martinez juga menambahkan bahwa Ronaldo "bukan pemain berusia 41 tahun seperti yang dibayangkan orang. Ia adalah pemain yang terus berusaha berkembang setiap hari. Ia memberi dorongan baik di dalam maupun luar lapangan. Seorang penyerang yang mencetak 25 gol dalam 30 pertandingan terakhir."
Sebelumnya, Ronaldo sempat menghadapi ancaman absen di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026 setelah menerima kartu merah karena tindakan keras melawan Republik Irlandia pada November lalu. Namun, FIFA telah menangguhkan sisa hukuman tersebut dengan masa percobaan satu tahun, memastikan Ronaldo dapat tampil di fase grup melawan Republik Demokratik Kongo dan Uzbekistan.