Gol Penalti Alberto Goncalves Pastikan PSIS Semarang Bertahan di Liga

Eksekusi penalti Alberto Goncalves bawa PSIS Semarang menang atas Kendal Tornado FC dan resmi lolos dari ancaman degradasi musim ini.

Penyerang naturalisasi Alberto Goncalves membawa PSIS Semarang memastikan diri bertahan di kompetisi kasta kedua setelah mengalahkan Kendal Tornado FC pada Sabtu (25/4/2026). Gol tunggal dari titik putih di Stadion Jatidiri tersebut mengunci posisi Mahesa Jenar dari ancaman degradasi musim ini.

Dilansir dari Bola, kemenangan satu gol tanpa balas ini membuat PSIS Semarang mengoleksi 23 poin dari 26 pertandingan yang telah dijalani. Tambahan tiga angka tersebut memastikan posisi mereka tidak mungkin lagi dikejar oleh Persiba Balikpapan yang berada di zona merah.

Kepastian bertahannya PSIS juga terbantu oleh hasil pertandingan lain di pekan yang sama, di mana Persiba Balikpapan hanya bermain imbang melawan PSS Sleman. Persiba kini tertinggal empat poin dari PSIS dengan sisa satu laga, sehingga secara matematis tidak bisa keluar dari zona degradasi.

Keberhasilan mencetak gol krusial ini menjadi pembuktian bagi Alberto Goncalves yang kini telah berusia 45 tahun. Mantan penyerang timnas Indonesia itu sempat menuai kritik tajam bersama dua pemain veteran lainnya, Otavio Dutra dan Esteban Vizcarra, saat bergabung di paruh musim.

Kritik terhadap performa pemain senior tersebut mencuat setelah PSIS menelan kekalahan dari Deltras FC pada pekan ke-16. Sejumlah pihak meragukan kontribusi para pemain naturalisasi tersebut karena faktor usia yang dianggap sudah melewati masa produktif.

"Ternyata pemain yang tua ini masih bisa cetak gol, mungkin untuk menyelamatkan kita dari degradasi. Jadi, itu karena Tuhan masih sangat baik kepada saya, sehingga saya sampai sekarang masih kuat," kata Alberto Goncalves, striker PSIS Semarang.

Secara statistik, kontribusi pemain asal Brasil ini tergolong signifikan bagi kebangkitan tim asal Jawa Tengah tersebut. Beto telah membukukan total tujuh gol dalam 12 pertandingan sejak mengenakan seragam Mahesa Jenar di putaran kedua.

Selain faktor individu pemain, Beto juga mengapresiasi kinerja pelatih baru Kas Hartadi yang dinilai berhasil membangkitkan motivasi tim. Perubahan suasana di dalam ruang ganti dianggap menjadi kunci kemenangan beruntun yang diraih PSIS Semarang dalam beberapa laga terakhir.

Recommended