Pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, mengonfirmasi kepastian dirinya kehilangan posisi di tim pabrikan asal Jepang tersebut untuk musim MotoGP 2027 pada Kamis (23/4/2026). Pengumuman ini disampaikan Rins menjelang gelaran MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez setelah menerima informasi langsung dari manajemen tim.
Keputusan tersebut mencuat setelah manajer tim, Massimo Meregalli, menginformasikan bahwa Yamaha telah menandatangani kontrak dengan pembalap kedua. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Bola, nama pembalap asal Jepang, Ai Ogura, disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan menggantikan posisi Rins di masa mendatang.
Rins menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kabar tersebut melalui sambungan telepon pribadi dengan Meregalli sekitar sebelas hari sebelum pengumuman resmi di Jerez. Meskipun memiliki hubungan baik dengan bos tim, Rins mengaku kecewa karena rencana jangka panjangnya bersama mesin baru Yamaha tidak dapat terealisasi.
"Bagaimana perasaan saya tentang Ogura yang bergabung dengan Yamaha? Yah, jujur saja, itu membuat saya merasa sangat buruk," kata Alex Rins, Pembalap Monster Energy Yamaha. Kekecewaan ini didasari oleh keputusan Rins yang sebelumnya meninggalkan LCR Honda demi bergabung dengan proyek Yamaha pada 2024.
Pembalap asal Spanyol ini sebelumnya berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan mesin V4 terbaru Yamaha yang dinilai lebih sesuai dengan gaya balapnya. Namun, dengan kepastian kontrak pembalap baru, perjalanan Rins bersama merek berlogo garpu tala tersebut dipastikan berakhir lebih cepat dari ekspektasinya.
Di sisi lain, Ai Ogura yang dikabarkan akan mendampingi Jorge Martin di tim Yamaha tahun depan memilih untuk tidak memberikan komentar terkait pernyataan Rins. Jorge Martin sendiri dijadwalkan bergabung untuk menggantikan Fabio Quartararo yang juga akan mengalami perubahan dalam susunan tim pabrikan tersebut.
Masa depan Alex Rins di grid MotoGP 2027 kini menjadi tanda tanya besar mengingat ketersediaan kursi di tim lain yang semakin terbatas. Sejak memulai debutnya pada 2017 bersama Suzuki, Rins telah mencatatkan enam kemenangan balapan di kelas utama, namun cedera dan proses adaptasi mesin empat silinder segaris menjadi tantangan berat dalam beberapa musim terakhir.