Gelandang Dewa United Alexis Messidoro menyoroti keterpurukan mantan klubnya, Persis Solo, yang kini terancam degradasi setelah kedua tim bertanding di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB.
Dilansir dari Bola, pertandingan pekan ke-33 tersebut berakhir dengan kekalahan Dewa United dari tuan rumah dengan skor 0-1. Hasil ini membuat Persis Solo tertahan di peringkat ke-16 klasemen dengan raihan 31 poin dan nasibnya di kasta tertinggi bergantung pada laga lain.
Meskipun timnya kalah, Messidoro menyatakan bahwa dirinya masih menyimpan rasa cinta yang besar terhadap Laskar Sambernyawa.
"Persis Solo adalah klub yang sangat saya cintai. Saya berharap mereka bisa menyelamatkan diri (lolos dari degradasi) di akhir kompetisi nanti," ujar Alexis Messidoro, Gelandang Dewa United.
Pemain asal Argentina tersebut menilai bahwa masalah utama yang membuat performa mantan timnya menurun dalam beberapa musim terakhir berakar pada tata kelola internal yang kurang baik.
"Sayangnya, saya selalu mengatakan bahwa manajemen yang buruklah yang membuat klub berada dalam kondisi seperti sekarang ini. Mari kita berharap ini bisa diselesaikan, dan ya, saya harap mereka bisa selamat dan terus berkembang jika keadaan berubah," harap Alexis Messidoro, Gelandang Dewa United.
Pemain berusia 29 tahun itu juga menyadari bahwa dirinya masih mendapatkan banyak perhatian dari para pendukung Persis Solo meski sudah dua musim berpisah.
"Tidak ada pesan khusus. Saya hanya sangat berterima kasih atas kasih sayang yang selalu mereka berikan kepada saya. Saya berharap mereka memahami situasinya," kata Alexis Messidoro, Gelandang Dewa United.
Dia menambahkan bahwa tuntutan profesionalisme membuatnya harus memberikan performa terbaik untuk klubnya yang sekarang.
"Saat ini saya bekerja di Dewa United, saya harus memberikan segalanya untuk klub ini yang telah memberi saya pekerjaan. Tapi, seluruh kasih sayang saya tetap untuk mereka, para penggemar Persis," imbuh Alexis Messidoro, Gelandang Dewa United.
Catatan performa Messidoro saat berseragam Persis Solo tergolong impresif. Pada musim 2022/2023, ia mencetak delapan gol dan sembilan assist dari 33 laga untuk membawa tim finis di peringkat ke-10 dengan 44 poin.
Selanjutnya pada musim 2023/2024, pemain kelahiran Buenos Aires ini membukukan enam gol dan 12 assist dalam 32 pertandingan, sekaligus mengantarkan klub ke peringkat ke-7 dengan mengemas 50 poin.
Setelah kepindahan sang gelandang, prestasi Persis Solo terus merosot hingga selalu berada di papan bawah pada dua musim terakhir.
Nasib kelanjutan Persis Solo di kompetisi ini akan dipengaruhi oleh hasil pertandingan antara PSIM Yogyakarta melawan Madura United yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (17/5/2026) malam WIB.