Perusahaan penyedia jasa pengujian laboratorium Alvalab meluncurkan lima produk layanan uji berbasis teknologi tinggi dalam ajang pameran Lab Indonesia 2026 di ICE BSD Tangerang pada Kamis, 16 April 2026. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan industri pangan, pertanian, lingkungan, dan manufaktur yang menuntut standar keamanan produk lebih ketat.
Lima layanan unggulan yang diperkenalkan mencakup analisis residu pestisida, pengujian umur simpan, pengujian alergen, analisis bahan aktif, serta pengujian anti-bakteri. Dilansir dari Medcom, operasional laboratorium ini didukung oleh peralatan asal Eropa yang diklaim memiliki tingkat akurasi mencapai 99,5 persen.
Head of Sales and Marketing Alvalab, Jonathan A. Widakdo menjelaskan bahwa layanan analisis residu pestisida menjadi parameter krusial, terutama bagi komoditas ekspor seperti rempah-rempah. Teknologi ini mampu mendeteksi material kompleks pada lada hitam dan kayu manis guna memastikan kepatuhan terhadap Batas Maksimum Residu (MRL) global.
"Peluncuran ini menjadi momen perdana bagi perusahaan untuk tampil dalam pameran khusus industri laboratorium. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan serta kepatuhan terhadap standar global, Alvalab terus menghadirkan solusi analitik yang relevan," kata Jonathan A. Widakdo, Head of Sales and Marketing Alvalab.
Selain aspek teknis, perusahaan juga menerapkan sistem kerja berdasarkan kalender hari, termasuk akhir pekan, untuk memberikan kepastian waktu atau lead time bagi klien. Efisiensi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan industri domestik yang sebelumnya sering mengirimkan sampel pengujian ke laboratorium luar negeri.
Managing Director Alvalab, Billy Laurence menambahkan bahwa peluncuran layanan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pelanggan. Hingga tahun 2026, Alvalab mencatat pergeseran tren klien yang mulai beralih dari sekadar uji coba menjadi kontrak kerja sama jangka panjang.
Perusahaan juga menyediakan paket pengujian khusus dan konsultasi gratis bagi pelaku UMKM, terutama untuk pengurusan izin BPOM. Ke depannya, Alvalab menargetkan peran sebagai laboratorium independen yang mampu mencegah terjadinya klaim berlebih (overclaim) atas sebuah produk di pasar.