Bintang muda FC Barcelona Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina saat mengikuti parade bus atap terbuka untuk merayakan keberhasilan klub meraih gelar juara LaLiga musim 2025/2026 di sepanjang jalanan kota Barcelona pada Senin (11/5/2026).
Aksi solidaritas pemain berusia 18 tahun tersebut dilakukan di hadapan ribuan suporter yang memadati rute kemenangan sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Momen Yamal memegang bendera tersebut terekam kamera dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Perayaan ini menandai keberhasilan Barcelona mengunci gelar juara liga Spanyol ke-29 mereka. Berdasarkan laporan Detik iNET, tim asuhan Hansi Flick tersebut memastikan posisi puncak klasemen setelah sebelumnya menumbangkan Real Madrid dengan skor 2-0 pada laga El Clasico.
Tindakan Yamal memicu berbagai reaksi dari warganet global yang memuji keberaniannya menunjukkan sikap politik di panggung olahraga. Banyak pendukung pro-Palestina menilai aksi ini sebagai bentuk dukungan nyata di tengah situasi konflik yang sedang berlangsung.
"Di dunia yang penuh dengan pengecut dan pemalas yang mengatakan bahwa sepak bola tidak boleh dipolitisasi atau bahwa jika Anda seorang pemain sepak bola/penyanyi/aktor, Anda tidak boleh berbicara tentang politik, Lamine Yamal adalah contoh kebenaran dan keberanian," ujar @nicola_humar dalam salah satu unggahan media sosial.
Lamine Yamal merupakan pemain keturunan Maroko dan Guinea Ekuatorial yang tampil konsisten sepanjang musim ini. Meskipun aksinya viral, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang dirilis oleh manajemen Barcelona maupun perwakilan pribadi sang pemain terkait motif pengibaran bendera tersebut.
Kota Barcelona sendiri telah lama menjadi pusat aktivisme pro-Palestina di Spanyol sejak Oktober 2023 menurut informasi Aljazeera. Wilayah ini kerap menjadi lokasi demonstrasi besar dan titik keberangkatan armada bantuan kemanusiaan menuju wilayah Gaza.