Barcelona dilaporkan mulai menjajaki peluang untuk mendatangkan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, setelah klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut dipastikan mengakhiri musim 2025/2026 tanpa raihan gelar juara pada Kamis (7/5/2026).
Kekosongan trofi Atletico Madrid musim ini terjadi setelah tim asuhan Diego Simeone tersingkir dari babak semifinal Liga Champions oleh Arsenal dan sebelumnya juga gagal dalam kompetisi Copa del Rey.
Sebagaimana dilansir dari Bola, manajemen Barcelona memahami bahwa upaya memboyong pemain asal Argentina itu tidak mudah mengingat sang pemain masih terikat kontrak hingga tahun 2030 di Metropolitano.
Berdasarkan laporan Mundo Deportivo, pihak Barcelona percaya satu-satunya cara untuk melunakkan sikap manajemen Atletico Madrid adalah jika Julian Alvarez sendiri yang secara resmi mengajukan permintaan untuk hengkang.
Barcelona telah menetapkan batas harga maksimal sebesar 100 juta euro untuk kesepakatan transfer ini karena tetap harus mempertimbangkan stabilitas kondisi finansial klub asal Catalan tersebut.
Sinyal ketidakpastian masa depan penyerang tersebut sebenarnya sudah muncul sejak akhir tahun lalu ketika ia menyatakan akan mempertimbangkan segala opsi setelah musim kompetisi berakhir.
"Kami akan mengevaluasi semuanya di akhir musim," ujar Julian Alvarez, penyerang Atletico Madrid, saat menanggapi spekulasi mengenai masa depannya beberapa waktu lalu.
Pemain tim nasional Argentina tersebut dikabarkan lebih tertarik untuk pindah ke Camp Nou dibandingkan menerima tawaran dari klub besar lain seperti Paris Saint-Germain atau Arsenal.
Klub Catalan itu kini menunggu momentum tepat bagi Alvarez untuk memperjelas posisinya kepada manajemen Atletico Madrid sebelum ia berangkat memenuhi tugas internasional menjelang Piala Dunia 2026.