Aplikasi Tring! Pegadaian Catat 25 Juta Transaksi Digital di Kuartal I 2026

Aplikasi Tring! milik PT Pegadaian berhasil mencatat lebih dari 25 juta transaksi digital dengan nilai hampir Rp60 triliun hingga kuartal I 2026.

PT Pegadaian secara berkelanjutan memperkuat inisiatif transformasi digital melalui aplikasi Tring!. Platform digital ini hadir sebagai solusi guna menyediakan layanan keuangan yang lebih efisien, aman, serta terintegrasi bagi masyarakat luas, dilansir dari Detik Finance.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 8 Oktober 2025, aplikasi Tring! menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga berakhirnya kuartal I 2026, aplikasi ini telah berhasil menjangkau lebih dari 5 juta nasabah.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa total transaksi digital melalui Tring! melampaui angka 25 juta, dengan akumulasi nilai transaksi mendekati Rp60 triliun.

Direktur TI & Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menggarisbawahi pentingnya inovasi digital. Menurutnya, hal ini krusial untuk menjaga relevansi Pegadaian di tengah perubahan perilaku berbagai generasi konsumen yang makin bergantung pada teknologi.

Peningkatan penggunaan layanan digital juga terlihat jelas. Sepanjang kuartal I 2026, tercatat lebih dari 4 juta nasabah aktif bertransaksi, dengan total lebih dari 15 juta transaksi. Angka ini menandai pertumbuhan sebesar 215% secara tahunan (yoy), sementara jumlah nasabah aktif naik 183% (yoy).

Sebagai entitas terkemuka di sektor gadai dan emas, Pegadaian menempatkan fitur emas digital sebagai salah satu unggulan dalam aplikasi Tring!. Pada periode Januari hingga Maret 2026, transaksi Top Up Tabungan Emas mencapai lebih dari 3,3 ton.

Sementara itu, produk Mulia Ultimate Konvensional mencatat transaksi sebesar 500 kg, dan Tabungan Emas Rencana sebesar 205 kg.

Dampak transformasi digital ini juga tercermin pada kinerja bisnis Pegadaian secara keseluruhan. Outstanding Loan (OSL) yang disalurkan melalui Tring! mencapai Rp4,3 triliun hingga akhir kuartal I 2026. Angka tersebut membuktikan adanya peningkatan yang signifikan dalam penggunaan kanal digital untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat.

"Pengembangan Tring! adalah langkah strategis kami dalam merespons pergeseran perilaku konsumen. Mereka kini semakin mengandalkan teknologi," ujar Yos Iman Jaya Dappu. Ia menambahkan bahwa dengan ekosistem digital yang terus diperluas, Pegadaian berkomitmen untuk memastikan akses layanan keuangan dapat dinikmati masyarakat kapan pun dan di mana pun.

Pegadaian juga meyakini bahwa penguatan fitur-fitur di aplikasi Tring! akan terus mendorong lonjakan transaksi digital. Hal ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat peran perusahaan dalam mendukung program inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Recommended