Aprilia Racing dihadapkan pada potensi tantangan menarik di MotoGP 2026. Dua pembalap mereka, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, sama-sama berpotensi menjadi penantang gelar juara dunia.
Setelah musim MotoGP 2025, Aprilia menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih tiga kemenangan di empat putaran terakhir. Raul Fernandez meraih satu kemenangan di Australia, sementara Marco Bezzecchi memborong dua kemenangan di Portugal dan Valencia.
Momentum positif ini membawa harapan besar bagi Aprilia untuk menantang dominasi Ducati dan Marc Marquez di musim 2026. Harapan tersebut terbukti di dua seri awal MotoGP 2026, dengan Marco Bezzecchi memenangkan dua balapan utama dan memimpin klasemen dengan 56 poin.
Jorge Martin juga menunjukkan performa impresif dengan meraih podium di kedua balapan MotoGP Brasil, menempatkannya di posisi kedua klasemen, hanya sebelas poin di belakang Bezzecchi. Martin membuktikan bahwa peluang Aprilia untuk meraih gelar juara tidak hanya bertumpu pada Bezzecchi.
Situasi ini menghadirkan dinamika yang kompleks bagi Aprilia, di mana kedua pembalap pabrikan berambisi untuk memenangkan balapan dan gelar juara dunia.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa persaingan antara dua pembalap untuk meraih kemenangan adalah situasi yang positif, meskipun menimbulkan tantangan tersendiri.
Manajer tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, juga menyampaikan pendapat serupa setelah MotoGP Brasil. Ia percaya pada kecerdasan kedua pembalapnya untuk bekerja sama demi kesuksesan tim secara keseluruhan.
"Massimo Rivola sudah menjawab pertanyaan ini dan saya ingat dia mengatakan bahwa dia akan senang mengelola situasi sulit ini," kata Bonora kepada TNT Sports setelah balapan Brasil.
"Saya pikir dia benar sepenuhnya: kami senang mengelola situasi sulit ini. Kami tahu bahwa kami memiliki dua pembalap berbakat di garasi kami, tetapi kami telah melihat bahwa mereka sangat cerdas dan mereka bekerja sama dengan cara yang sangat positif," lanjutnya.
Pada dua seri awal MotoGP 2026, Aprilia juga menunjukkan bahwa motor mereka lebih kompetitif dibandingkan Ducati, yang sangat dominan dengan Marc Marquez di musim sebelumnya.