Aprilia Racing secara resmi memperkenalkan model edisi terbatas Aprilia X 250TH bertepatan dengan ajang MotoGP Grand Prix Amerika Serikat. Peluncuran motor ini menjadi bagian dari peringatan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli 1776, demikian dilansir dari Medcom.
Produksi Aprilia X 250TH sangat eksklusif, hanya tersedia 30 unit di seluruh dunia. Sebanyak 25 unit dialokasikan untuk pasar Amerika Serikat, sementara lima unit lainnya didistribusikan ke pasar global, termasuk Eropa. Motor ini tampil dengan livery 'Stars and Stripes' yang terinspirasi dari bendera Amerika Serikat.
Pengembangan seri “X” menegaskan komitmen Aprilia untuk menghadirkan performa puncak dari teknologi balap langsung ke tangan konsumen.
Salah satu fitur unggulan pada Aprilia X 250TH adalah adopsi sistem pengereman carbon-carbon dari Brembo, sebuah teknologi yang sering ditemukan pada motor balap MotoGP. Sistem ini menggunakan cakram karbon berdiameter 340 mm dengan massa tinggi, dipadukan kampas karbon, serta kaliper aluminium billet dengan sirip pendingin.
Untuk bagian belakang, sistem pengereman dilengkapi cakram dengan kaliper berlapis nikel. Penggunaan cakram karbon berkontribusi pada pengurangan bobot hingga setengah dibandingkan cakram baja konvensional, sehingga meningkatkan kelincahan dan respons kendali motor. Kampas karbon yang lebih ringan sekitar sepertiga dari kampas sinter juga membantu menjaga stabilitas performa pengereman dalam kondisi ekstrem.
Performa pengereman ini diklaim memiliki karakteristik serupa dengan motor balap Aprilia RS-GP yang digunakan oleh Marco Bezzecchi dan Jorge Martín di arena MotoGP.
Aerodinamika Mirip Motor Balap
Aspek aerodinamika juga menjadi fokus penting dalam pengembangan Aprilia X 250TH. Desain motor ini mengambil inspirasi dari RS-GP, terutama pada bagian belakang yang dirancang untuk mengoptimalkan aliran udara demi stabilitas. Paket aerodinamika mencakup teknologi MotoGP seperti seat wings dan tail wings yang pertama kali diperkenalkan pada RS-GP25.
Kombinasi seat wings, tail wings, rear wing, under wing, dan cornering wings didesain untuk meningkatkan downforce saat pengereman dan menikung. Struktur penopang jok terbuat dari karbon oleh PAN Compositi dengan konstruksi sandwich structure, menghasilkan bobot ringan dan kekakuan optimal. Aprilia juga mematenkan sistem aerodinamika ground-effect yang diaplikasikan pada fairing samping, memberikan downforce tambahan saat menikung untuk meningkatkan grip dan stabilitas.
Seluruh panel fairing dibuat dari karbon dengan proses serupa motor MotoGP. Aprilia mengklaim downforce di lintasan lurus lima kali lebih besar dibandingkan RSV4, sekaligus membantu mengurangi gejala wheelie.
Mesin V4 Bertenaga 240 hp
Dari segi performa, Aprilia X 250TH dibekali mesin V4 65° berkapasitas 1.099 cc. Mesin ini dikembangkan oleh divisi balap dengan spesifikasi Superbike, mampu menghasilkan tenaga maksimum 240 hp pada 13.750 rpm dan torsi puncak 131 Nm pada 11.750 rpm, dengan batas putaran hingga 14.100 rpm.
Peningkatan performa dicapai melalui rasio kompresi yang lebih tinggi, penggunaan filter udara balap Sprint Filter dengan intake trumpets spesifikasi balap, knalpot ganda titanium dari SC Project, serta kopling kering STM.
Sistem Elektronik dan Rangka Khusus
Sistem elektronik motor ini mengandalkan control unit Aprilia Racing APX, yang dikembangkan dari sistem yang digunakan Max Biaggi pada ajang World Superbike Championship saat mengendarai RSV4. Unit ini memungkinkan penyesuaian elektronik yang fleksibel, seperti front lift mitigation, tenaga mesin, traction control, serta engine brake di setiap gigi, didukung oleh GPS terintegrasi.
Pada bagian rangka, motor ini menggunakan struktur aluminium double trellis yang dipadukan dengan suspensi mekanis Öhlins dengan setelan khusus. Velg forged magnesium dari Marchesini dipasangkan dengan ban balap Pirelli spesifikasi World Superbike.
Produksi Terbatas untuk Kolektor
Aprilia X 250TH hanya diproduksi sebanyak 30 unit di seluruh dunia. Sebanyak 25 unit dialokasikan untuk pasar Amerika Serikat dengan harga eceran yang disarankan (MSRP) 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,5 miliar. Lima unit lainnya untuk pasar global dipasarkan dengan harga €115.000 atau sekitar Rp2,2 miliar sebelum pajak.
Konsumen yang membeli motor ini akan mendapatkan perlengkapan eksklusif, termasuk laptop Yashi dengan perangkat lunak pengaturan ECU, karpet paddock, cover motor khusus, serta paddock stand titanium depan dan belakang dari RCB.
Model ini merupakan bagian dari program Factory Works yang dikembangkan oleh divisi balap Aprilia di Noale, bertujuan menghadirkan teknologi balap kepada konsumen. CEO Massimo Rivola menyampaikan bahwa motor ini ditujukan bagi para penggemar sejati yang ingin merasakan pengalaman berkendara yang sangat mirip dengan motor MotoGP.
“Aprilia Racing kembali memperkenalkan produk eksklusif yang semakin mendekati motor MotoGP. Aprilia X 250TH ditujukan bagi para penggemar sejati yang memahami performa, dengan karakter yang tak tertandingi. Selama bertahun-tahun, motor seri X telah menjadi incaran para kolektor maupun mereka yang ingin merasakan sensasi yang sangat mirip dengan yang dirasakan para pembalap MotoGP,” ujar Rivola dalam keterangan resminya.