Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan pernyataan tegas mengenai standar komitmen pemain di tengah isu ketidakpuasan internal klub pada Minggu malam, 3 Mei 2026. Hal ini mencuat setelah Kylian Mbappe dilaporkan meninggalkan kota menggunakan jet pribadi saat masa pemulihan cedera.
Ketidakhadiran Mbappe di stadion saat Madrid menghadapi Espanyol memicu sorotan tajam dari pihak manajemen klub. Dilansir dari Bola, Presiden Florentino Perez dikabarkan tidak menyambut baik keputusan pemain asal Prancis tersebut yang kembali meninggalkan Madrid untuk ketiga kalinya musim ini.
Arbeloa menjelaskan bahwa jadwal pemulihan pemain cedera sepenuhnya berada di bawah otoritas tim medis di Valdebebas. Meski tidak menegur secara langsung, sang pelatih mengingatkan bahwa setiap pemain memiliki kebebasan menggunakan waktu luang namun tetap memegang tanggung jawab besar terhadap klub.
"Saya tidak meragukan komitmen pemain mana pun. Mereka semua tahu betapa pentingnya pertandingan-pertandingan ini," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid sebagaimana dikutip dari Marca melalui laporan Bola.
Arbeloa juga menyinggung mengenai aspek kerja keras kolektif yang menurutnya masih perlu ditingkatkan oleh seluruh lini, termasuk barisan penyerang. Ia menegaskan tidak ingin melakukan perbandingan antara kontribusi Vinicius Junior dan Mbappe di dalam skuad saat ini.
Penekanan pada nilai dasar klub menjadi poin utama dalam pernyataan Arbeloa yang mengisyaratkan bahwa bakat saja tidak cukup bagi pemain Madrid. Dirinya mengharapkan para pemain menunjukkan dedikasi tinggi dengan kerja keras yang nyata di atas lapangan hijau.
"Kami tidak membangun Real Madrid dengan pemain yang masuk ke lapangan seperti mengenakan tuksedo, tetapi dengan pemain yang menyelesaikan pertandingan dengan seragam penuh keringat," tutur Arbeloa menambahkan.
Media Spanyol Cadena COPE melaporkan bahwa situasi ini memicu keraguan terhadap kapasitas Mbappe sebagai figur pemimpin jangka panjang. Padahal, pemain berusia 26 tahun itu direkrut dengan ekspektasi menjadi pilar utama dalam ambisi klub meraih trofi Liga Champions ke depan.