Arema FC menghadapi tantangan berat menjelang pekan ke-26 BRI Super League, di mana tujuh pemain mereka dipastikan tidak dapat berlaga. Kondisi ini terjadi saat Singo Edan dijadwalkan menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan pada Jumat, 3 April 2026, seperti dilansir dari Bola.
Situasi ini menghadirkan kesulitan besar bagi tim asuhan pelatih Marcos Santos. Arema FC saat ini berada dalam tren negatif, belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, dan menempati posisi ke-11 dengan raihan 31 poin. Sementara itu, Malut United menunjukkan performa lebih baik, menduduki peringkat keempat dengan 41 poin.
Marcos Santos mengakui bahwa absennya tujuh pemain akibat cedera dan akumulasi kartu merupakan pukulan telak bagi skuadnya. Meskipun demikian, pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan kesiapan timnya untuk bertanding maksimal.
“Kami tahu ini laga yang sulit, tapi kami masih punya pemain berkualitas seperti Arkhan Fikri dan lainnya. Kami yakin bisa bersaing,” ujar Marcos Santos.
Upaya pelatih Arema juga meliputi menjaga motivasi dan kepercayaan diri pemain. Ia mengingatkan bahwa Arema pernah berhasil mengalahkan tim papan atas seperti Persija Jakarta pada putaran kedua liga. Dengan pengalaman tersebut, Arema diharapkan dapat tampil berani dan termotivasi untuk meraih kemenangan, meskipun dengan kondisi tim yang tidak ideal.
Meskipun percaya diri dengan kekuatan tim yang ada, Marcos Santos tidak menampik bahwa Malut United adalah lawan yang tangguh. Tim lawan diperkuat oleh sejumlah pemain dengan pengalaman tinggi.
Nama-nama besar seperti David da Silva, Ciro Alves, Yakob Sayuri, dan Tyronne del Pino mengisi deretan pemain Malut United. “Sejak promosi dari kasta kedua, mereka membangun tim yang kuat. Banyak pemain berpengalaman di sana,” tegas Santos.
Dari segi pengalaman, skuad Malut United memang terlihat lebih menonjol. Beberapa pemain asing mereka, seperti David, Ciro, Tyronne, dan Franca, bahkan pernah merasakan gelar juara bersama Persib Bandung di musim sebelumnya. Ditambah lagi dengan kehadiran Yakob dan Yance Sayuri yang merupakan pemain berlabel Timnas Indonesia.
Melihat kekuatan lawan, Marcos Santos berharap dukungan moral dari Aremania dapat membantu mengangkat performa timnya. Ia mencatat peningkatan jumlah suporter yang hadir langsung di Stadion Kanjuruhan dalam beberapa laga terakhir. Pertandingan kandang sebelumnya melawan Bali United dihadiri sekitar 5.000 penonton, meningkat dari rata-rata 2.000 penonton pada laga-laga sebelumnya.
“Kami harap Aremania datang memberi dukungan mental bagi pemain. Karena dukungan ini penting. Apalagi banyak pemain yang absen,” jelas Santos.
Malut United Tak Remehkan Arema
Sementara itu, kubu Malut United datang dengan skuad lengkap dan persiapan yang matang. Setelah libur Idul Fitri, mereka sempat menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Lokasi ini dinilai strategis karena jaraknya lebih dekat ke Malang dibandingkan jika harus langsung dari markas mereka di Ternate.
“Kami sudah melakukan persiapan seminggu di Yogyakarta. Kami kira itu cukup untuk menghadapi Arema,” kata pelatih Malut United, Hendri Susilo.
Meski diunggulkan, Malut United tidak menunjukkan sikap meremehkan lawan. Mereka tidak ingin lengah dengan informasi mengenai absennya banyak pemain Arema. “Kami sudah dapat informasi jika banyak pemain Arema yang absen. Tapi jika menganggap Arema lemah tanpa pemain asing yang absen, itu salah. Justru kami harus tetap waspada. Bisa saja terjadi sebaliknya,” tegas Hendri Susilo.
Dengan demikian, Malut United memilih untuk tidak terlalu berfokus pada kondisi pincang skuad Arema. Mereka akan memprioritaskan permainan maksimal untuk mencapai target poin di Stadion Kanjuruhan. “Kami akan tetap bermain fight dan serius. Karena Malut United datang untuk dapat poin,” tutupnya.
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:
Arema FC (4-3-3): Ady Satryo (kiper); Rio Fahmi, Hansamu Yama, Julian Guevara, Ahmad Alfarizi (belakang); Jayus Hariono, Arkhan Fikri, Gustavo Franca (tengah); Salim Tuharea, Dedik Setiawan, Gabriel Silva (depan). Pelatih: Marcos Santos.
Malut United (4-2-3-1): Alan Jose (kiper); Safrudin Tahar, Igor Inocencio, Gustavo Franca, Yance Sayuri (belakang); Lucas Cardoso, Wbyemar Angulo; Yakob Sayuri, Tyeonne de Pino, Taufik Rustam (tengah); David da Silva (depan). Pelatih: Hendri Susilo.