Arema FC sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Banten International pada Jumat (10/4/2026) ini menjadi krusial bagi kedua tim.
Seperti dilansir dari Bola, laga berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim tampak berhati-hati dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hal ini membuat tempo permainan cenderung lambat di sebagian besar waktu.
Peluang pertama bagi Persita muncul di menit ke-14 melalui Eber Bessa, namun tembakannya masih melebar. Tak lama kemudian, Ramon Bueno juga mencoba peruntungan, namun usahanya berhasil diantisipasi lini belakang Arema.
Menjelang akhir babak pertama, Persita kembali mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas Pablo Ganet. Sayangnya, tendangan tersebut masih mampu ditepis oleh kiper Arema, Lucas Frigeri. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad Singo Edan, julukan Arema FC, mulai tampil lebih agresif. Tekanan yang mereka berikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini diciptakan oleh Gustavo Franca melalui eksekusi tendangan bebas. Kiper Persita, Igor Rodrigues, gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Setelah unggul, Arema hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-86 melalui Joel Vinicius. Namun, Igor Rodrigues mampu menggagalkan peluang emas tersebut, menjaga harapan Persita untuk menyamakan kedudukan.
Persita berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan. Salah satu peluang terbaik mereka tercipta di menit ke-90 melalui sepakan jarak jauh Zulfan Zamrun, yang sayangnya kembali digagalkan oleh penampilan solid Frigeri.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Arema FC tetap bertahan. Hasil ini memberikan tambahan tiga poin penting bagi Arema, sementara Persita harus puas tanpa poin meskipun sempat tampil cukup dominan dalam beberapa momen.
Persiapan dan Kondisi Tim Jelang Laga
Sebelum pertandingan, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa timnya sempat menghadapi kendala. "Pada pertandingan terakhir kami kehilangan beberapa pemain karena akumulasi kartu dan cedera," ujarnya.
Namun, Santos memastikan kondisi tim kini lebih siap menghadapi Persita. "Untuk laga melawan Persita, kondisi pemain sudah lebih siap. Kami juga menyadari Persita merupakan tim yang kuat saat bermain di kandang," tambahnya, seperti dikutip dari Bola.
Laga ini tidak digelar di Indomilk Arena, kandang Persita, melainkan di Banten International Stadium. Pergeseran lokasi ini disebabkan oleh kerusakan fasilitas di Indomilk Arena akibat angin kencang beberapa waktu lalu.
Kondisi kedua tim juga menjadi sorotan. Persita sebelumnya harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 0-1, menjadi evaluasi bagi tim berjuluk Pendekar Cisadane itu. Sementara itu, Arema FC datang dengan catatan kurang baik setelah belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, menambah tekanan bagi Marcos Santos untuk segera membawa timnya kembali ke jalur positif.