Arema FC, yang berada di urutan ke-10 dengan 31 poin, akan berhadapan dengan Bali United, yang berada satu posisi di bawahnya. Pertandingan antara dua tim yang saat ini berstatus medioker ini akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (6/3/2026).
Beberapa musim lalu, duel antara Arema FC dan Bali United dianggap sebagai pertandingan besar. Akan tetapi, musim ini situasinya berbeda karena kedua tim hanya bersaing di papan tengah akibat performa inkonsisten mereka.
Meski tidak lagi bersaing di papan atas, kedua tim tetap memiliki ambisi untuk memperbaiki posisi mereka dengan memenangkan pertandingan nanti malam. Namun, kedua tim menghadapi situasi yang sama-sama sulit.
Arema FC sedang mengalami krisis di lini belakang. Bek asing yang baru direkrut pada putaran kedua, Walisson Maia, mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan musim ini. Selain itu, Matheus Blade juga absen karena akumulasi kartu.
Praktis, hanya tersisa dua pemain lokal berposisi asli sebagai stoper, yaitu Hansamu Yama dan Anwar Rifai. Kemungkinan, Hansamu akan menjadi stoper utama dan akan dipasangkan dengan Julian Guevara atau Betinho Filho, dua pemain asing yang sebenarnya berposisi sebagai gelandang bertahan.
Sayangnya, Julian dan Betinho belum berada dalam performa terbaik. Julian mendapat kritikan atas penampilannya yang kurang memuaskan saat Arema dibantai Borneo FC 1-3. Sementara itu, Betinho masih dalam pemulihan cedera.
"Kami tahu dalam situasinya. Kami siapkan semua pemain yang ada. Kami akan bermain lebih kompak," kata pelatih Arema, Marcos Santos.
Dalam sesi latihan, Singo Edan mencoba beberapa alternatif dengan mengubah posisi beberapa pemain yang dapat membantu pertahanan, seperti Jayus Hariono dan Pablo Oliveira. Kedua gelandang ini dapat diubah menjadi stoper ketika stok pemain belakang menipis.
Sebenarnya, Arema FC sudah beberapa kali mengalami situasi serupa, yang menyebabkan mereka kehilangan banyak poin di putaran pertama. Pada putaran kedua, Singo Edan berupaya meningkatkan kualitas skuadnya dengan mendatangkan beberapa pemain baru. Namun, justru stoper baru, Walisson Maia, yang sempat membuat pertahanan lebih solid, harus mengakhiri musim ini lebih cepat.
Marcos tidak ingin terus terlarut dalam situasi sulit yang sedang dihadapi karena ia memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tim menjelang pertandingan ini.
"Kami sudah melakukan evaluasi agar kesalahan di pertandingan sebelumnya tidak terulang. Namun, kami respek dengan Bali United. Mereka tim yang kuat ketika main away. Mereka sudah menang lima kali di kandang lawan," tegas Marcos.
Bali United Runtuh di Putaran Kedua
Sementara itu, Bali United menghadapi persoalan yang berbeda. Dari segi materi pemain, tim ini tidak banyak diganggu cedera.
Namun, tim ini belum solid. Perubahan materi pemain asing yang cukup banyak pada musim ini tampaknya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mereka belum bisa tampil stabil.
Bahkan, dalam enam pertandingan beruntun, tim berjulukan Serdadu Tridatu ini belum meraih kemenangan dan hanya mengumpulkan 3 poin. Hal ini menyebabkan posisi Bali United di klasemen terus merosot.
Pelatih asal Belanda, Johnny Jansen, kini berada dalam situasi yang sulit karena tuntutan besar dari suporter Bali United agar tim segera bangkit. Jika tidak, kritikan pedas akan terus mengalir kepada pelatih berusia 51 tahun tersebut.
"Hubungan saya dengan manajemen baik-baik saja. Bisa ditanyakan langsung," kata mantan pelatih Heerenveen, Belanda itu.
Jika melihat materi pemain, Bali United masih memiliki banyak pemain berpengalaman, termasuk beberapa yang pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia, seperti Irfan Jaya, Ricky Fajrin, Kadek Arel, Kadek Agung, Bagas Adi, dan beberapa nama lainnya.
Namun, pemain asing asal Eropa, terutama Belanda, yang dibawa oleh sang pelatih tampaknya tidak semuanya dapat beradaptasi.
Prakiraan Susunan Pemain
- Arema FC (4-3-3): Lucas Frigeri (kiper); Rio Fahmi, Hansamu Yama, Julian Guevara, Iksan Lestaluhu (belakang); Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Pablo Oliveira (tengah): Gabriel Silva, Joel Vinicius, Dalberto Luan (depan). Pelatih: Marcos Santos.
- Bali United (3-5-2): Mike Hauptmeijer (kiper); Joao Ferrari, Kadek Arel, Ricky Fajrin (belakang); Thijmen Goppel, Kadek Agung, Tim Receveur, Tappei Yuchida, Rahmat Ajuna (tengah); Boris Kopitovic, Irfan Jaya (depan). Pelatih: Johnny Jansen.