Manajer Liverpool, Arne Slot, secara terbuka menyatakan ketidaksenangannya terhadap tren yang berkembang di Liga Inggris, yaitu meningkatnya fokus pada aspek fisik dan pemanfaatan situasi bola mati.
Menurut Slot, kecenderungan ini membuat pertandingan di Liga Inggris menjadi sangat kompetitif, namun mengurangi kesenangan dalam menontonnya. Meskipun Liverpool sendiri mencetak tiga gol dari sepak pojok saat mengalahkan West Ham United 5-2 pada Sabtu (28/2/2026), Slot merasa ada yang kurang dari sepak bola modern.
Arsenal, yang memuncaki klasemen, juga menunjukkan efektivitas dalam bola mati, bahkan menyamai rekor gol terbanyak dari sepak pojok dalam satu musim saat melawan Chelsea pada Minggu (1/3/2026).
"Saya pikir ini terutama terjadi di Premier League. Kalau saya menonton liga lain, saya rasa tidak ada penekanan sebesar ini pada bola mati," ujar Slot, seperti dikutip dari ESPN.
Slot menyoroti perbedaan aturan yang mencolok antara Premier League dan Eredivisie, terutama dalam hal perlindungan terhadap penjaga gawang. Di liga Belanda, pelanggaran terhadap kiper cenderung lebih mudah diberikan.
"Apakah saya menyukainya? Hati sepak bola saya tidak menyukainya. Jika Anda bertanya kepada saya, ketika memikirkan sepak bola, saya teringat tim Barcelona 10-15 tahun lalu. Setiap Minggu malam Anda berharap mereka bermain," kata Slot.
Slot mengakui bahwa meskipun sebagian besar pertandingan Premier League saat ini mungkin kurang menghibur dari sudut pandang estetika, daya tarik utamanya terletak pada tingkat persaingan yang tinggi.
Kemenangan atas West Ham menempatkan Liverpool di posisi kelima klasemen sementara. Selanjutnya, The Reds akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di Molineux pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Florian Wirtz masih akan absen dalam pertandingan melawan Wolves karena cedera punggung. "Pertandingan besok mungkin terlalu cepat untuknya, dan mungkin juga laga akhir pekan nanti," kata Slot.