Arsenal bersiap menjalani pertandingan krusial dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, menghadapi Sporting CP di Lisbon pada Rabu (08/04/2026) dini hari WIB. Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, melainkan sebuah evaluasi penting bagi skuad arahan Mikel Arteta untuk membuktikan kapasitas mereka di kancah Eropa.
Klub berjuluk The Gunners tiba di Portugal dengan tekanan besar, menyusul dua kekalahan beruntun yang belum pernah mereka alami musim ini. Mereka tumbang di tangan Manchester City dalam final Carabao Cup dan harus tersingkir dari Piala FA oleh Southampton. Kondisi ini menuntut Arsenal menunjukkan mentalitas pemenang.
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal secara beruntun finis sebagai runner-up Premier League, yang membuat mereka dicap sebagai tim "spesialis nyaris juara". Padahal, musim ini penampilan mereka sangat dominan di Premier League, bahkan sempat unggul sembilan poin dari Manchester City di puncak klasemen.
Kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup pada Minggu (22/3/2026) di Wembley, seperti diberitakan oleh Bola.com, menimbulkan beberapa sorotan. Di antaranya adalah duel kiper pelapis, isu kreativitas di lini serang Arsenal, serta potensi dampaknya terhadap persaingan gelar Premier League.
Gaya bermain Arsenal yang musim ini dinilai lebih agresif, kini mulai diragukan. Kekalahan di kompetisi domestik memicu pertanyaan besar: apakah mentalitas juara tim sudah terbentuk atau justru melemah di momen-momen penentu?
Merespons kritik yang muncul, Mikel Arteta menyampaikan pentingnya menjaga perspektif. "Kita harus punya perspektif tentang betapa sulitnya apa yang telah kita capai sejauh ini," ujar Arteta. Ia juga menambahkan, "Rasakan sakitnya, rasakan emosinya, dan gunakan itu untuk menjadi lebih baik."
Arteta juga menegaskan bahwa kekalahan dari Southampton bukanlah cerminan performa tim yang sesungguhnya. Menurutnya, timnya dihukum akibat kesalahan kecil yang tidak sesuai dengan identitas permainan mereka.
Fokus Penuh ke Liga Champions
Kini, seluruh perhatian dialihkan ke Liga Champions. Menghadapi Sporting CP, Arteta memastikan para pemainnya memiliki motivasi lebih tinggi dari sebelumnya. Sang manajer asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa pertandingan ini sangat berarti bagi tim.
"Jika kami menang pun, laga ini tetap perempat final Liga Champions. Tidak ada yang lebih baik dari ini. Kami telah bekerja keras sepanjang musim untuk berada di tahap ini," tambah Arteta. Laga di Lisbon ini akan menjadi pembuktian nyata bagi Arsenal.
Mampukah mereka bangkit dan meraih trofi mayor pertama sejak tahun 2020, atau justru kembali terperangkap dalam siklus kegagalan di fase akhir kompetisi?