Sebelum menjadi salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk sempat menyatakan menjual hampir semua aset fisiknya. Namun, laporan terbaru mengungkap hal berbeda.
Musk pernah menulis di X pada 1 Mei 2025 bahwa ia menjual hampir semua harta fisik dan tidak akan memiliki rumah.
"Hanya satu syarat penjualan: Saya adalah pemilik rumah lama Gene Wilder. Rumah itu tidak boleh dihancurkan atau kehilangan jiwanya," sambungnya.
Investigasi The New York Times mengungkap bahwa setelah kepindahannya dari California ke Texas, Musk secara diam-diam membangun jaringan luas yang terdiri dari sekitar 90 perusahaan dan badan hukum di Texas. Jaringan ini mengendalikan berbagai aset yang terus bertambah.
Aset-aset tersebut meliputi tanah, rumah mewah, jet pribadi, dan investasi lainnya. Lebih dari 50 entitas terkait dengan bisnis utama Musk, termasuk Tesla, SpaceX, dan Musk Foundation. Setidaknya 37 entitas tampaknya digunakan untuk keperluan pribadi Musk.
Perusahaan-perusahaan tersebut digunakan untuk membeli real estat bernilai jutaan dolar, mengelola pesawat terbang, dan mengakumulasi lahan luas di sekitar Austin dan Bastrop County. Entitas-entitas tersebut telah mengakuisisi lebih dari 1.000 hektar di wilayah tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Yahoo! News.
Aset-aset tersebut termasuk dua kondominium mewah di Austin Proper Hotel dengan total luas lebih dari 7.000 kaki persegi, yang menawarkan pemandangan pusat kota Austin.
Selain itu, entitas lain memiliki lahan luas di dekat Gigafactory Tesla. Horse Ranch LLC, misalnya, memiliki sekitar 530 hektar di seberang pabrik, di mana aktivitas konstruksi terlihat.
Struktur perusahaan yang kompleks ini menyulitkan untuk melacak bagaimana Musk membelanjakan uangnya. Perusahaan dengan tanggung jawab terbatas (LLC) umum digunakan oleh individu kaya karena melindungi pemilik dari tanggung jawab hukum dan mengurangi visibilitas publik terhadap aset.
"Kebanyakan orang dengan penghasilan normal mungkin tidak memilikinya," kata profesor hukum Universitas Hofstra, Mitchell Gans, kepada Times.
Beberapa perusahaan tampaknya terkait dengan kehidupan pribadi Musk. Beberapa entitas membeli rumah untuk ibu dari anak-anaknya, sementara yang lain memiliki properti yang pernah ditempati Musk.
Salah satu perusahaan yang terkait dengan rekan lamanya memiliki dua kondominium mewah tempat Musk dan pasangannya, Shivon Zilis, dilaporkan tinggal selama sekitar tahun 2022.
Perusahaan lain membeli rumah-rumah besar di pinggiran kota Austin yang kaya, termasuk properti yang bernilai jutaan dolar.
The Times juga melaporkan bahwa Musk menggunakan beberapa entitas di Texas untuk mendukung kampanye presiden Donald Trump pada tahun 2024.