Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC pada pekan ke-25 BRI Super League, Sabtu (7-3-2026), karena sejumlah pemain pilar mengalami cedera.
Momentum positif yang sedang dibangun Persebaya terancam terhenti akibat badai cedera yang menimpa tim sebelum lawatan penting ke markas Borneo FC.
Menjelang pertandingan tandang melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, sejumlah pemain utama Bajul Ijo harus absen karena masalah cedera. Kondisi ini memaksa pelatih Bernardo Tavares untuk memutar otak dalam menentukan komposisi pemain terbaik.
Malik Risaldi, Bruno Paraiba, dan Mihailo Perovic masih belum dapat diturunkan karena cedera yang telah membuat mereka absen dalam tiga pertandingan terakhir. Selain itu, Arief Catur dan Sadida Nugraha juga dilaporkan mengalami masalah fisik setelah pertandingan melawan Persib Bandung.
"Saya belum mendapatkan laporan dari tim medis. Mari berharap tidak ada lagi yang cedera karena kami sudah memiliki banyak pemain menepi," ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal tersebut mengakui bahwa situasi ini jelas tidak ideal di tengah ketatnya persaingan BRI Super League. Setiap poin sangat berarti bagi tim.
Selain masalah cedera, Tavares juga menjadikan hasil imbang 2-2 di laga sebelumnya sebagai bahan introspeksi. Evaluasi utama ditujukan pada sektor pertahanan yang dinilai kurang solid. Menurutnya, beberapa peluang lawan terlalu mudah tercipta dan membahayakan gawang.
Setelah melakukan evaluasi internal, fokus tim kini beralih ke kekuatan Borneo FC. Tavares menilai Borneo FC sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini. Ia menambahkan bahwa bermain di Samarinda selalu menjadi tantangan tersendiri.
Persebaya memiliki catatan kurang baik saat bertandang ke markas Borneo FC sejak 2018. Dari enam lawatan sebelumnya, Bajul Ijo hanya mampu meraih satu kemenangan.