Aston Villa menelan kekalahan dari tim juru kunci Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League. Dalam pertandingan bertajuk West Midlands Derby yang berlangsung di Stadion Molineux, Sabtu (28/2/2026) WIB, Villa menyerah dengan skor 0-2.
Akibat kekalahan ini, posisi Villa di papan atas klasemen semakin tertekan. Walaupun masih berada di peringkat ketiga dengan raihan 51 poin, selisih poin mereka dengan para pesaing semakin tipis.
Manchester United mengintai Villa dari posisi keempat. Dengan hanya terpaut tiga poin, MU berpotensi menyamai atau bahkan melampaui Villa jika mampu meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
Kekalahan dalam derby ini menjadi lebih menyakitkan bagi Villa karena menjadi kekalahan kedua dalam delapan pertandingan terakhir mereka.
Salah satu pemain Villa, Morgan Rogers, mengakui adanya tekanan tersebut. "Kami memang merasakan tekanan itu, tetapi seharusnya tidak perlu terlalu dipikirkan. Kami pantas berada di posisi ini dan tidak boleh melupakan hal tersebut," ujar Rogers seusai pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa performa Villa belakangan ini memang kurang optimal, tetapi hal tersebut merupakan bagian dari ketatnya persaingan di Premier League. Rogers menegaskan, timnya akan segera kembali ke jalur kemenangan.
Sementara itu, kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Wolves yang dilatih oleh Rob Edwards. Joao Gomes membuka keunggulan bagi Wolves pada menit ke-61. Kemudian, Rodrigo Gomes memastikan kemenangan bagi Wolves melalui gol yang dicetaknya pada masa injury time, tepatnya menit 90+8.
Meskipun meraih kemenangan, posisi Wolves di klasemen belum mengalami perubahan signifikan. Mereka masih berada di dasar klasemen dengan 13 poin dan masih tertinggal cukup jauh dari zona aman. Kemenangan atas Aston Villa menjadi bukti bahwa Wolves masih mampu memberikan perlawanan di sisa musim ini.