Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan kepada para atlet PB Djarum yang telah meraih prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional sepanjang tahun 2025. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas kerja keras dan dedikasi para atlet muda.
Bertempat di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026), puluhan atlet muda menerima apresiasi dengan total nilai mencapai Rp512.700.000. Penghargaan ini diberikan atas berbagai capaian, termasuk juara di Kejurnas PBSI 2025 untuk kategori Tunggal Putri, Ganda Putri, Ganda Campuran, serta atlet dengan peringkat 15 dan 39 BWF per 31 Desember 2025.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada 47 atlet berprestasi U-17 dan U-19 tahun 2025, serta Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025, Salsabila Zahra Aulia.
Fung Permadi, Manajer Tim PB Djarum, mengungkapkan bahwa prestasi para atlet muda ini membuktikan keberhasilan regenerasi di klub. Menurutnya, PB Djarum secara proaktif mencari dan membina talenta muda sejak dini.
"Melihat keberanian dan performa atlet muda di lapangan, saya semakin percaya diri dengan jalur pembinaan yang kami jalankan," kata Fung.
Fung menambahkan, para atlet muda tidak hanya siap menghadapi kompetisi domestik, tetapi juga memiliki potensi untuk bersaing di level dunia. Hal ini merupakan hasil dari latihan disiplin, evaluasi rutin, dan keberanian untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi.
"Kami akan terus mengasah pondasi ini agar PB Djarum tetap melahirkan juara-juara yang siap bersinar di panggung dunia,” ujar Fung.
Selain memberikan apresiasi kepada atlet, Bakti Olahraga Djarum Foundation juga kembali mendukung turnamen bulutangkis Indonesia Open dan Indonesia Masters mulai tahun 2026. Dukungan ini juga mencakup Sirnas dan Kejurnas, sebagaimana ditegaskan oleh Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono.
PB Djarum mencatat prestasi membanggakan di Kejurnas PBSI 2025. Salsabila Zahra Aulia dan Adelia Nirul M meraih gelar juara di sektor Ganda Taruna Putri setelah mengalahkan Selsi Josika dan Yasintha Ristyna Putri dengan skor 21-18 dan 21-10.
Di sektor Tunggal Taruna Putra, Muhammad Nasrullah Al-Habsyi keluar sebagai juara setelah mengalahkan Denis Azzarya dengan skor 21-17 dan 21-19 di partai final.
Sementara itu, Ikhsan Lintang Pramudya dan Salsabila Zahra Aulia meraih kemenangan dramatis di sektor Ganda Taruna Campuran melalui rubber game atas Moses Andar Simanjuntak dan Reya Azzahra Yulianti dengan skor 21-23, 21-17, dan 21-13.
Pada sektor Ganda Dewasa Campuran, terjadi all final PB Djarum. Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti berhasil mengalahkan Daniel Edgar Marvino dan Gloria Emanuelle Widjaja dengan skor 22-20, 18-21, dan 21-10.
"Setelah pada tahun lalu PB Djarum berhasil menjadi Juara Kejurnas PBSI 2024 beregu maupun perorangan, di tahun ini kami kembali mencatatkan prestasi cukup membanggakan di perorangan," tutur Fung.
Fung menambahkan bahwa Salsabila Zahra Aulia, yang merupakan atlet dari klub mitra Istimewa Badminton Club (IBC) Yogyakarta, terus menunjukkan perkembangan positif di sektor ganda.
Pembinaan Berkelanjutan
Leonard Holvy De Pauw, Koordinator Tunggal Putra PB Djarum, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan konsistensi para atlet yang mampu menunjukkan performa gemilang di berbagai level kompetisi sepanjang tahun 2025.
Menurutnya, capaian ini mencerminkan proses pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari atlet usia muda hingga atlet yang telah bersaing di panggung internasional, serta didukung oleh peran pelatih dan tim pendukung yang solid.
Holvy menilai bahwa kualitas dan potensi atlet PB Djarum semakin merata di seluruh sektor. Sektor tunggal pun mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pemberian penghargaan atlet berprestasi yang rutin digelar setiap tahun ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Kami melihat dari kualitas atlet PB Djarum di turnamen nasional maupun internasional meningkat tajam. Apalagi sekarang para atlet didukung oleh tim support yang kompeten seperti strength and conditioning coaches, nutritionist dan physiotherapists," ungkap Holvy.
"Kami ingin mereka menjadi juara di dalam lapangan melalui prestasi, dan juara di luar lapangan melalui sikap disiplin, komitmen, dan sportivitas tinggi. Ke depannya, tantangan kami adalah mendorong para atlet agar tidak cepat berpuas diri dan tetap #TeruskanSemangatJuara,” lanjutnya.