Atletico Madrid dilaporkan sedang melakukan negosiasi intensif dengan Jurgen Klopp, eks manajer Liverpool. Upaya ini bertujuan untuk membawa perubahan di posisi pelatih tim utama, seperti dilansir dari Bola.
Kabar mengenai negosiasi ini diungkap oleh program televisi Spanyol, El Chiringuito de Jugones. Pembicaraan antara pihak Atletico dan Klopp, yang kini menjabat sebagai Direktur Sepak Bola Global di Red Bull GmbH, disebut sudah berada pada tahap lanjutan.
Langkah ambisius ini disinyalir didorong oleh Apollo, pemegang saham mayoritas Atletico. CEO Apollo, Marc Rowan, disebut-sebut sebagai sosok utama di balik upaya untuk menarik Klopp ke Wanda Metropolitano.
Apollo berkeinginan untuk melakukan penyegaran di kursi kepelatihan. Saat ini, posisi tersebut masih dipegang oleh Diego Simeone, yang telah melatih Atletico sejak tahun 2011 dan berhasil mengukir sejarah sebagai salah satu pelatih tersukses klub.
Sebelumnya, Klopp pernah secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap karakter dan filosofi Atletico Madrid. Ia menyatakan selalu tertarik pada klub yang memiliki profil serupa.
“Saya suka profil Atletico. Di Jerman, saya tidak pergi ke Bayern; saya pergi ke Dortmund. Di Premier League, saya tidak ke City; saya ke Liverpool. Saya suka profil Atlético,” ujar Klopp.
Klopp juga disebut lebih memilih proyek yang memiliki karakter kuat daripada sekadar klub dengan kekuatan finansial terbesar, seperti Bayern Munich, Manchester City, atau Real Madrid. Nama Real Madrid juga sempat dikaitkan dengan dirinya.
Jika kesepakatan ini terwujud, kedatangan Klopp akan menandai era baru bagi Atletico Madrid. Gaya permainan dengan pressing intens dan sepak bola agresif khas Klopp diyakini bisa membawa wajah segar bagi Los Rojiblancos setelah lebih dari satu dekade di bawah kepemimpinan Simeone.
Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak terkait kabar tersebut. Para penggemar Atletico tentunya menantikan perkembangan lebih lanjut dari saga transfer besar ini.
Klopp memutuskan meninggalkan Liverpool pada musim panas 2024, setelah hampir sembilan tahun melatih The Reds. Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil membawa Liverpool meraih delapan gelar juara, termasuk satu trofi Premier League dan Liga Champions.
Pada Januari tahun lalu, pria asal Jerman ini memulai peran barunya di Red Bull. Dalam jabatan tersebut, Jurgen Klopp bertanggung jawab mengawasi pengembangan seluruh tujuh klub di bawah naungan Red Bull yang tersebar di berbagai negara.