Audi Kembangkan Teknologi Quattro Menuju Era Kendaraan Listrik Global

Audi mengonversi teknologi penggerak empat roda quattro yang ikonik ke sistem elektrik pada lini e-tron setelah memproduksi 10 juta unit kendaraan.

Produsen otomotif asal Jerman, Audi, resmi mengintegrasikan evolusi teknologi penggerak empat roda quattro ke dalam lini kendaraan listrik e-tron global pada Rabu (13/5/2026). Langkah ini menandai transisi sistem mekanis konvensional menuju distribusi tenaga digital yang lebih presisi.

Sistem quattro yang telah menjadi fondasi stabilitas Audi selama empat dekade kini diadaptasi menjadi teknologi intelligent driving. Sebagaimana dilansir dari Medcom, inovasi ini tetap mengutamakan traksi dan kontrol berkendara di berbagai kondisi medan jalan.

Hingga saat ini, Audi tercatat telah memproduksi lebih dari 10 juta kendaraan yang dilengkapi fitur quattro di seluruh dunia. Teknologi ini awalnya diperkenalkan pada ajang Geneva Motor Show tahun 1980 sebagai mobil produksi massal pertama dengan penggerak empat roda permanen.

Pengembangan sistem ini bermula dari pengujian para insinyur Audi di wilayah bersalju Eropa Utara pada akhir 1970-an. Mereka mengadopsi kemampuan mobil Volkswagen Iltis yang mampu melaju stabil di medan ekstrem untuk diterapkan pada mobil performa harian.

Dominasi teknologi ini kemudian terbukti di ajang World Rally Championship (WRC) pada awal 1980-an melalui model Audi Sport quattro. Keunggulan grip di lintasan salju dan kerikil memperkuat posisi merek tersebut di dunia motorsport internasional.

Pada model modern seperti Audi Q7 dan Q8, sistem quattro kini bekerja secara real-time untuk membaca distribusi traksi dan gaya mengemudi. Untuk varian sport seperti Audi S3, teknologi ini difokuskan pada peningkatan akselerasi dan respons pengendalian yang lebih tajam.

Audi Indonesia kini tengah menyiapkan lini kendaraan terbaru yang membawa evolusi teknologi quattro dengan karakter dinamis untuk pasar premium Tanah Air. Versi elektrik terbaru juga dilengkapi fitur torque vectoring untuk menjaga distribusi tenaga motor listrik tetap akurat.

Recommended