Francesco Bagnaia Ungkap Kendala Teknis Ducati Menjelang MotoGP Prancis

Francesco Bagnaia mengakui motor Ducati Desmosedici sulit dikendalikan saat pengereman menjelang balapan MotoGP Prancis di Le Mans akhir pekan ini.

Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, mengakui adanya kendala teknis pada motor Desmosedici miliknya menjelang seri MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu, 10 Mei 2026.

Hingga seri kedelapan musim 2026, pabrikan asal Italia tersebut tercatat baru mengoleksi tiga kemenangan, dengan dua di antaranya diraih pada sesi Sprint Race. Dilansir dari Bola, tim pabrikan Ducati yang diperkuat Bagnaia dan Marc Marquez bahkan belum mampu menembus podium Grand Prix musim ini.

Masalah utama yang dihadapi tim adalah ketidakstabilan motor saat memasuki area pengereman. Karakteristik ini membuat motor bergerak terlalu banyak dan memaksa pebalap untuk bekerja ekstra presisi agar tidak kehilangan kendali di lintasan.

"Motor kami sangat gelisah saat pengereman. Itu terlihat jelas ketika saya terjatuh di Jerez. Pembalap harus benar-benar presisi karena motor bergerak terlalu banyak," ujar Francesco Bagnaia, Pebalap Ducati Lenovo, sebagaimana dilaporkan Bola dari Sky Italia.

Bagnaia menjelaskan bahwa kondisi saat ini cukup rumit karena Ducati kehilangan stabilitas yang menjadi kekuatan utamanya dalam beberapa tahun terakhir. Performa motor musim ini dinilai belum memenuhi ekspektasi meskipun ia merasa lebih nyaman dengan bagian depan motor.

Saat ini, juara dunia bertahan tersebut masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026. Meskipun Ducati telah menguji paket aerodinamika baru di Jerez, komponen tersebut kemungkinan besar belum akan digunakan pada balapan di Le Mans akhir pekan ini.

Pihak tim berencana menyimpan pembaruan aerodinamika tersebut untuk seri berikutnya di Barcelona. Keputusan ini diambil guna menghindari risiko kerusakan komponen jika kondisi cuaca di Prancis berubah-ubah dan tidak menentu.

Recommended