Para ahli sejarah seni memberikan klarifikasi terkait spekulasi publik mengenai keberadaan makhluk menyerupai dinosaurus dalam sebuah lukisan klasik abad ke-16 pada Sabtu (9/5/2026). Spekulasi tersebut bermula dari unggahan media sosial yang mengeklaim manusia hidup berdampingan dengan dinosaurus ratusan tahun lalu.
Lukisan yang menjadi pusat perdebatan tersebut berjudul 'The Suicide of Saul' karya seniman Renaisans Flemish, Pieter Bruegel the Elder, yang dibuat pada tahun 1562. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik iNET, karya ini sebenarnya menggambarkan peristiwa Alkitab mengenai kegagalan Raja Saul saat melawan bangsa Filistin.
Teori konspirasi ini tersebar luas setelah akun Instagram historyunreal mengunggah narasi yang menyebutkan lukisan tersebut dibuat oleh sosok bernama 'Peter Bruce Gale'. Narasi tersebut mengeklaim adanya objek yang dinaiki manusia layaknya dinosaurus Brachiosaurus sebagai bukti perjalanan waktu.
"(Itu) sebuah lukisan karya Peter Bruce Gale pada tahun 1562… 300 tahun sebelum kita diduga mengetahui apa pun tentang dinosaurus," tulis akun historyunreal dalam unggahannya sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa tidak ditemukan referensi sejarah mengenai seniman bernama 'Peter Bruce Gale' di luar lingkaran teori konspirasi tersebut. Identitas pelukis aslinya dipastikan adalah Pieter Bruegel the Elder, yang karyanya memang sering menampilkan detail latar belakang yang sangat rumit.
Mengenai objek yang menyerupai dinosaurus, para ahli menjelaskan bahwa hewan tersebut sebenarnya adalah unta yang digambarkan dengan anatomi yang kurang akurat. Pada masa itu, banyak seniman Eropa belum pernah melihat unta secara langsung sehingga hanya mengandalkan deskripsi lisan atau tulisan.
Kasus ini serupa dengan fenomena lukisan singa pada abad pertengahan di Eropa yang seringkali terlihat aneh karena keterbatasan model referensi. Pieter Bruegel menyertakan unta dalam lukisannya karena hewan tersebut tercatat dalam teks Alkitab yang berkaitan dengan kisah Raja Saul.
Kesamaan bentuk antara unta dalam lukisan tersebut dengan Brachiosaurus disebut sebagai kebetulan visual semata. Hal ini sekaligus mematahkan klaim bahwa manusia telah hidup berdampingan atau menunggangi dinosaurus pada abad ke-16.