Marian Mihail, pelatih kepala PSBS Biak, menyatakan kekecewaannya setelah timnya dikalahkan Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (5/3/2026) malam, PSBS Biak menyerah dengan skor 1-2.
Sempat memimpin melalui gol Ruyery Blanco di menit ke-48, keunggulan PSBS Biak berhasil dibalikkan oleh Persik melalui gol Hamra Hehanussa (79') dan Muhammad Firly (88').
"Saya sedikit kecewa karena kami menjalani dua pertandingan melawan dua tim yang levelnya hampir sama, yang tidak terancam degradasi. Namun, kami gagal meraih setidaknya satu poin pun," ujar Marian Mihail seusai laga.
Mihail menyoroti performa timnya yang dinilai tidak terlalu buruk, terutama dalam organisasi permainan. Meski demikian, ia mengakui efektivitas Persik di fase akhir pertandingan.
"Di laga sebelumnya kami bermain baik hingga menit ke-65, hari ini kami bertahan lebih lama sampai menit ke-75. Setelah itu, di 15 menit terakhir dan tambahan waktu, berkat Kadu-lah kami tidak kebobolan lebih banyak gol. Jadi saya rasa hasilnya memang layak," katanya.
Ia juga menambahkan, "Persik bermain bagus, mereka tim yang teknis. Seperti yang kita lihat di menit-menit akhir, mereka berhasil melewati kami dengan baik untuk menghindari pressing tinggi kami, hal yang tidak terjadi di babak pertama."
Kiper PSBS, Kadu, menyoroti kurangnya kedewasaan tim dalam menghadapi tekanan. "Hasil ini tidak bagus untuk tim. Tim datang ke sini untuk menang. Mungkin di babak pertama sudah bagus, permainan dan organisasi bagus. Masuk babak kedua, kebobolan satu gol tapi masalahnya tim ini mungkin kurang matang. Tim ini perlu lebih kuat, lebih dewasa," ucapnya.
Kadu menambahkan, "Saya berada di posisi yang berbahaya di klasemen tapi oke pertandingan ini sudah selesai. Saya akan pulang, mencoba di latihan berikutnya untuk laga selanjutnya. Kami harus menang di kandang lawan Padang," tutup Kadu.
Dengan kekalahan ini, PSBS Biak masih berada di zona degradasi, menempati peringkat ke-16 dengan 18 poin.