Bayern Munchen meningkatkan kewaspadaan menjelang laga tandang melawan Real Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions yang akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu pada pertengahan pekan ini, April 2026. Klub asal Jerman tersebut mengantisipasi kebangkitan tuan rumah meski saat ini memegang keunggulan agregat.
Keunggulan 2-1 yang diraih Die Roten pada pertemuan pertama tidak dianggap sebagai jaminan keamanan untuk melaju ke babak semifinal. Sebagaimana dilansir dari Bola, Real Madrid dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam membalikkan keadaan saat bermain di fase gugur kompetisi elite Eropa tersebut.
Gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka, menyatakan bahwa timnya sangat memahami ancaman yang bisa diberikan oleh skuad Los Blancos di lapangan. Menurutnya, kemampuan Real Madrid dalam menciptakan peluang secara cepat menjadi poin utama yang harus diwaspadai sepanjang pertandingan nanti.
"Kami tahu betul siapa yang kami hadapi dan seperti apa pertandingan nanti. Di leg pertama, Anda bisa melihat betapa cepat mereka menciptakan peluang," kata Leon Goretzka, Gelandang Bayern Munchen.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Joshua Kimmich yang menegaskan bahwa performa domestik Real Madrid tidak bisa menjadi acuan di Liga Champions. Ia menilai tim asal Spanyol tersebut selalu menunjukkan transformasi performa yang berbeda saat berkompetisi di kancah kontinental.
Direktur Olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, meminta para pemain untuk tetap menjaga keseimbangan antara rasa percaya diri dan kewaspadaan tinggi. Meski memiliki modal kemenangan dari leg pertama, Eberl menegaskan bahwa status kelolosan timnya belum sepenuhnya aman.
Real Madrid sendiri diprediksi akan mengandalkan mentalitas juara mereka untuk mengejar ketertinggalan satu gol di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan penentuan ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Bayern Munchen dalam mempertahankan keunggulan agregat mereka hingga peluit akhir dibunyikan.