Menjelang Ramadan dan Idulfitri, jasa penukaran uang baru di pinggir jalan masih sering ditemukan. Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati karena praktik ini mengandung berbagai risiko.
Bank sentral menekankan bahwa keaslian dan ketepatan jumlah uang tidak terjamin dalam transaksi jual beli uang di jalanan. Selain itu, potensi penipuan juga dapat merugikan masyarakat. Oleh karena itu, BI menyarankan agar penukaran uang dilakukan melalui layanan resmi yang disediakan oleh Bank Indonesia dan perbankan.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi strategis. Hal ini dilansir Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia bekerja sama dengan perbankan menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
Dalam program SERAMBI 2026, BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Alokasi sebesar Rp177 triliun ditujukan untuk kebutuhan perbankan, termasuk penarikan uang tunai melalui ATM dan kantor cabang bank.
Sebanyak Rp8,6 triliun lainnya disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang baru dengan nominal Rp5,3 juta per paket.
Untuk memudahkan masyarakat menukar uang baru, BI dan perbankan menyediakan layanan penukaran di 2.883 titik dengan 8.755 layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Layanan tersebut tersedia melalui berbagai kanal, seperti Kas keliling Bank Indonesia, Kantor bank umum, Layanan penukaran terpadu di lokasi strategis, Rumah ibadah, dan pusat aktivitas masyarakat.
Masyarakat juga dapat memesan jadwal penukaran uang secara online melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id.
Ramdan menambahkan, Bank Indonesia mengapresiasi animo masyarakat yang tinggi, yang tercermin dari cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui Aplikasi PINTAR. Hingga saat ini, lebih dari satu juta penukar di seluruh wilayah Indonesia telah mendapatkan jadwal penukaran uang melalui Aplikasi PINTAR.