Bhayangkara FC menunjukkan performa yang meningkat pesat pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Tim ini berhasil naik ke posisi ketujuh dari peringkat kesembilan pada awal paruh musim.
Dari tujuh pertandingan yang telah dimainkan, tim asuhan Paul Munster ini mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan. Total, mereka mengumpulkan 16 poin.
Tim berjuluk The Guardians of Saburai ini bahkan mampu mencatatkan empat kemenangan beruntun dalam empat pertandingan terakhir, dengan tiga di antaranya diraih di kandang lawan.
Malut United dan Persebaya adalah dua tim papan atas yang merasakan ketangguhan Bhayangkara FC, keduanya dikalahkan dengan skor identik 2-1.
Lompatan performa ini menempatkan Bhayangkara FC sejajar dengan Persib, Persija, dan Borneo FC yang sedang bersaing ketat di papan atas Super League.
Jika dibandingkan dengan putaran pertama, peningkatan Bhayangkara FC sangat signifikan. Pada paruh pertama, mereka hanya meraih tiga kemenangan, dua hasil seri, dan dua kekalahan. Sementara di putaran kedua, mereka berhasil meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Produktivitas gol Bhayangkara FC juga meningkat drastis. Mereka mencetak 16 gol di putaran kedua, dibandingkan dengan hanya lima gol di paruh pertama.
Dari 16 gol tersebut, 13 di antaranya dicetak oleh empat pemain asing baru yang direkrut pada bursa transfer kedua, yaitu Moussa Sidibe (5 gol), Henry Doumbia (4), Privat Mbarga (3), dan Ryo Matsumura (1).
Menariknya, keempat pemain ini sebelumnya kurang bersinar di klub mereka masing-masing. Moussa Sidibe dan Henry Doumbia bahkan tersisih dari klub Liga Super Malaysia, JDT dan PDRM. Sementara Privat Mbarga dan Ryo Matsumura datang sebagai pemain pinjaman dari Dewa United dan Persija.
Paul Munster mampu mengubah para pemain ini menjadi kekuatan yang menakutkan di Super League.