Bibit dan Stockbit Pamerkan Instalasi Seni Mangmoel di Art Jakarta Gardens

Bibit.id dan Stockbit memamerkan instalasi seni rajutan The Mogus karya Mulyana dalam ajang Art Jakarta Gardens 2026 sebagai simbol diversifikasi investasi.

Platform investasi Bibit.id dan Stockbit memamerkan instalasi seni bertajuk Tentacles of Wealth karya seniman Mulyana atau Mangmoel dalam ajang Art Jakarta Gardens 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, yang berlangsung mulai Selasa (5/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026).

Karya tersebut merupakan pengembangan dari instalasi Monster Gurita Sigarantang (The Mogus) yang menggunakan teknik rajutan detail sebagai simbol filosofi investasi. Kolaborasi ini bertujuan menggambarkan pentingnya ketahanan dan strategi dalam membangun kekayaan jangka panjang melalui pasar modal.

Dilansir dari Medcom, instalasi The Mogus menonjolkan sosok gurita dengan banyak tentakel yang menjadi metafora terhadap prinsip diversifikasi aset. Pendekatan artistik ini menghubungkan ketelatenan merajut dengan kesabaran yang dibutuhkan oleh seorang investor dalam menghadapi dinamika pasar global.

"Secara sederhana, gurita yang memiliki banyak tentakel melambangkan pentingnya diversifikasi dalam berinvestasi. Selain itu, kehadiran The Mogus lewat sosok gurita yang dapat mereproduksi dirinya sendiri saat tentakelnya putus mewakili semangat, ketahanan, dan keyakinan dalam berinvestasi," kata William, Head of PR & Corporate Communication perusahaan.

William menambahkan bahwa di tengah kondisi geopolitik yang dinamis, investor diharapkan mampu melakukan regenerasi portofolio. Kemampuan gurita untuk menumbuhkan kembali tentakel yang putus dimaknai sebagai cara investor bangkit dari kemunduran untuk menjadi lebih kuat dalam mengelola aset.

Sistem investasi ini disebut bersifat autopoiesis, di mana kekayaan dibangun secara berkelanjutan melalui proses belajar dari setiap kehilangan. Investasi yang dilakukan sebelumnya diberdayakan dan diinvestasikan kembali untuk menghadapi pasang-surut kondisi perekonomian nasional maupun global.

Sejalan dengan pameran tersebut, Bibit mencatat pertumbuhan signifikan pada industri pasar modal Indonesia. Hingga April 2026, jumlah investor di tanah air telah melampaui angka 26 juta orang dengan mayoritas menempatkan dana pada instrumen reksa dana.

Guna terus meningkatkan literasi keuangan, Bibit bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalankan program Pintar Reksa Dana. Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat agar berinvestasi secara lebih terencana dan sistematis di tengah volatilitas pasar.

Data internal Bibit menunjukkan terdapat lebih dari 8 juta investor aktif hingga akhir tahun 2025. Saat ini, investor cenderung memilih instrumen yang lebih aman seperti reksa dana pasar uang dan obligasi, meski sebagian mulai masuk secara bertahap ke instrumen saham.

Fokus utama dalam membangun portofolio saat ini diarahkan pada konsistensi melalui metode tabungan rutin atau systematic investment plan. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi utama bagi masyarakat untuk mencapai target keuangan jangka panjang secara stabil.

Recommended