Persaingan perebutan gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026 semakin memanas setelah Borneo FC kini hanya tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, hingga pekan ke-28 pada Senin (20/4/2026).
Dilansir dari Bola, tim berjuluk Pesut Etam tersebut saat ini mengoleksi 63 poin, sementara Persib Bandung mengantongi 65 poin. Jarak poin yang semakin rapat ini terjadi setelah Persib hanya mampu bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium.
Hasil kurang maksimal yang diraih Maung Bandung memberikan momentum besar bagi Borneo FC untuk mengambil alih posisi puncak klasemen. Borneo FC dijadwalkan melakoni enam pertandingan sisa musim ini untuk menentukan gelar juara.
Enam lawan terakhir yang akan dihadapi Borneo FC meliputi Semen Padang, Persik Kediri, Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United. Pertandingan terdekat Borneo FC adalah menjamu Semen Padang di kandang sendiri.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menilai laga kandang melawan Semen Padang seharusnya bisa dimenangi oleh skuat asuhan Fabio Lefundes tersebut. Namun, ia mengingatkan agar Nadeo Argawinata dan rekan-rekan tetap waspada terhadap potensi kejutan dari lawan-lawan berikutnya.
"Borneo melawan Semen Padang, semua pasti akan mengunggulkan Borneo. Apalagi mereka bertanding di kandang. Setelah itu, mereka harus berpikir karena ada Persik Kediri yang menunggu," kata Ronny Pangemanan, pengamat sepak bola nasional.
Pria yang akrab disapa Ropan tersebut menambahkan bahwa setiap pertandingan sisa bagi Borneo FC maupun Persib Bandung memiliki tensi selayaknya partai final. Kesalahan kecil atau kekalahan dalam satu laga diprediksi akan mengubah komposisi klasemen secara signifikan.
Kewaspadaan ekstra dibutuhkan saat Borneo FC melakoni laga tandang melawan tim seperti Bali United dan Persijap Jepara. Di sisi lain, kubu Persib Bandung berharap rival terdekatnya tersebut tersandung setidaknya dalam satu atau dua pertandingan ke depan agar posisi mereka di puncak tetap aman.