Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United di BRI Super League

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, menilai Madura United berpotensi jadi jebakan berbahaya meski terpuruk di posisi ke-16 klasemen BRI Super League.

Borneo FC Samarinda akan menghadapi Madura United dalam pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan pada Minggu (5/4/2026) malam ini menjadi perhatian khusus bagi tim tamu.

Meskipun Madura United saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 20 poin dan belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, justru melihat kondisi ini sebagai ancaman serius. Menurut Lefundes, situasi tersebut justru membuat skuad Laskar Sape Kerrab semakin berbahaya.

“Ya, mereka memang tidak ada menang dan memutuskan untuk mengganti pelatih. Mereka tidak ada alternatif lain, mereka pasti akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin,” ujar Lefundes, seperti dilansir dari Bola.

Madura United kini berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi. Tim yang diperkuat Jordy Wehrman dan kawan-kawan ini sangat termotivasi untuk meraih kemenangan, di tengah posisinya yang masih terjebak di peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League.

Fabio Lefundes menekankan pentingnya kesadaran bagi tim asuhannya. "Kami harus sadar, mereka akan menjadi sangat sulit untuk melepaskan diri dari posisinya saat ini,” imbuhnya.

Menanggapi potensi bahaya dari Madura United, tim pelatih Borneo FC Samarinda telah mempersiapkan strategi khusus. Lefundes memastikan bahwa timnya sudah memikirkan pertandingan ini dan telah memberikan informasi penting kepada para pemain.

“Benar, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan kami sudah memberikan informasi kepada pemain,” tandasnya. Borneo FC Samarinda sendiri masih berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 54 poin, dan terus berjuang untuk memperebutkan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

Recommended