BPI Danantara Soroti Paket Calon Direksi Bursa Efek Indonesia

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyoroti proses pencalonan direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menampilkan sejumlah profesional pasar modal.

Proses seleksi calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi perhatian serius Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Beredar informasi mengenai lima paket nama kandidat direksi yang tengah bersaing, menunjukkan adanya dinamika dalam kepemimpinan bursa.

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa semua nama yang muncul dalam bursa calon direksi BEI adalah sosok profesional di industri pasar modal. Namun, ia menekankan bahwa proses seleksi final akan berada di tangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Saya rasa semua namanya bagus-bagus kok, profesional semua, dan ada track record-nya. Nanti kan bakal prosesnya bakal lewat OJK,” ujar Pandu setelah acara Outlook Indonesia Peran Penggerak Ekonomi Nasional di Menara Bank Mega, Jakarta, pada Selasa (7/4/2026), dilansir dari Detik Finance.

Pandu tidak mempermasalahkan banyaknya paket calon yang beredar, selama pemilihan dilakukan secara profesional. Ia juga mengingatkan pentingnya sosok direksi yang memiliki sikap ramah terhadap perkembangan pasar modal.

Pandu menambahkan, “Saya rasa selama pemilihan profesional, orang-orang yang profesional, punya track record yang bagus, itu juga penting, dan market friendly, should be okay. Bagus-bagus kok nama yang ada.”

Beberapa paket calon direksi BEI telah terkonfirmasi akan maju dalam proses pencalonan. Paket pertama meliputi nama-nama seperti Iding Pardi, Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo.

Sementara itu, paket kedua diisi oleh Jeffrey Hendrik, Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M Irwan, dan Atep Salyadi Dariah Saputra. Paket ketiga terdiri dari Laksono Widodo, Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M. Panjaitan, dan Saidu Solihin.

Selain itu, beredar pula paket calon yang melibatkan Edwin Ridwan, mantan Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan. Kabar terbaru juga menyebutkan majunya Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, dalam bursa pencalonan.

Acara Outlook Indonesia sendiri diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI bersama detikcom. Kegiatan ini didukung oleh Danantara Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta beberapa bank BUMN besar, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Recommended