BRI Perkuat Ruang Informasi Publik Bersama Forum Pemred

BRI berkolaborasi dengan Forum Pemred untuk memperkuat jurnalisme berkualitas dan menjaga stabilitas ekonomi.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berupaya memperkuat kualitas ruang informasi publik melalui kolaborasi strategis dengan Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred). Dukungan terhadap jurnalisme berkualitas dinilai penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik, terutama di tengah disrupsi digital dan informasi yang sulit diverifikasi.

Sinergi BRI dalam mendukung jurnalisme berkualitas dikemas dalam forum silaturahmi bertajuk 'Buka Puasa Bersama Pemimpin Redaksi'. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K, jajaran Direksi dan SEVP BRI, serta puluhan Pemimpin Redaksi media nasional. Kegiatan tersebut digelar di BRILiaN Club, Jakarta.

Hery Gunardi memaparkan sejumlah isu strategis sebagai pengantar diskusi, mulai dari Economic Outlook hingga lanskap industri perbankan yang memuat tantangan dan peluang sektor keuangan ke depan. Selain itu, disampaikan pula kinerja Perseroan hingga Triwulan IV 2025 sebagai hasil strategi yang dijalankan serta kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika industri secara terukur dan berkelanjutan.

BRI juga menyalurkan dukungan senilai Rp 250 juta kepada Yayasan Forum Pemred untuk melaksanakan Program Jurnalisme Berkualitas, sebagai bagian dari komitmen memperkuat kualitas dan kredibilitas ruang informasi publik. Hal ini disampaikan Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Menurut Hery Gunardi, pertemuan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BRI dan insan media. Tujuannya adalah bertukar perspektif, memperdalam pemahaman, serta membangun komunikasi yang semakin terbuka dan konstruktif.

"Momentum Ramadan kali ini pun menjadi pengingat bahwa kolaborasi yang dilandasi niat baik, saling memahami, dan saling menghormati akan memperkuat keberlanjutan Bersama," ujarnya.

Hery menambahkan, sinergi yang terjalin diharapkan semakin solid dan membangun komunikasi yang kian selaras dan konstruktif ke depan, sehingga memberikan nilai tambah bagi institusi, masyarakat, serta perekonomian nasional.

Sebagai institusi keuangan yang bertumpu pada kepercayaan publik, BRI menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas bisnisnya. Nilai tersebut selaras dengan peran media sebagai penjaga arus informasi yang akurat dan berimbang.

Dalam kesempatan itu, BRI juga memaparkan kinerja Perseroan hingga Triwulan IV 2025. Total aset BRI tumbuh 7,2% YoY menjadi Rp 2.135 triliun. Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga meningkat 7,4% YoY menjadi Rp 1.467 triliun. Pada sisi intermediasi, kredit tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp 1.521 triliun dengan fokus penyaluran kepada segmen UMKM.

Hingga akhir Triwulan IV 2025 BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp57,132 triliun. Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan.

Upaya BRI dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga lewat pemberdayaan berkelanjutan. Hingga akhir 2025, BRI telah membina lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN, mengembangkan 42 ribu klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku, memfasilitasi lebih dari 14,9 juta pelaku UMKM melalui platform LinkUMKM, serta membina 54 Rumah BUMN dengan lebih dari 18 ribu pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di seluruh Indonesia.

Kolaborasi yang terjalin antara BRI dan insan media merupakan bagian penting dalam membangun trust. Kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Pemimpin Redaksi Irfan Djunaidi menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi BRI dalam mendukung penguatan industri media nasional. Dia menekankan bahwa isu jurnalisme berkualitas kini bukan hanya terkait dengan kepentingan industri semata, namun berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi serta kedaulatan informasi bangsa.

Irfan menutup dengan ucapan terima kasih kepada BRI atas komitmennya mendukung program peningkatan jurnalisme yang berkualitas. Masyarakat kerap kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang keliru, sehingga situasi yang dihadapi oleh media saat ini tidaklah mudah.

Recommended