PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 25 triliun dalam bentuk uang tunai. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri 2026.
Menurut Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, ketersediaan dana tunai ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur panjang, yakni 7 hari dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Hal tersebut disampaikan dalam acara Iftar Sahabat Pers BRI di Jakarta, 10 Maret 2026.
Hakim menjelaskan, distribusi uang tunai akan dioptimalkan dengan memerhatikan kebutuhan unit kerja dan wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang. “BRI juga memastikan distribusi uang tunai dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan unit kerja serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang,” kata Hakim dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Efisiensi dalam penghitungan kebutuhan uang tunai tahun ini, menurutnya, sejalan dengan meningkatnya preferensi masyarakat untuk bertransaksi secara digital. Sebagai perbandingan, realisasi kebutuhan uang tunai BRI pada periode Idul Fitri 2025 tercatat sebesar Rp 26,5 triliun.
BRI memproyeksikan adanya penurunan kebutuhan kas pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 menjadi Rp 25 triliun. Hal ini selaras dengan tren transaksi digital yang semakin diminati masyarakat. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 26,5 triliun pada Ramadan dan Idul Fitri 2025. Penurunan ini juga sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai sebesar 3% secara YoY.
“Meski demikian, kami tetap memastikan ketersediaan kas yang memadai agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026,” tambahnya.
Langkah-langkah ini merupakan wujud kesiapan BRI dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 2026. Penyediaan likuiditas ini juga menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta menjaga kualitas layanan perbankan selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Keandalan sistem layanan juga menjadi prioritas utama perseroan. Tujuannya agar nasabah dapat bertransaksi dengan nyaman dan aman. Seluruh jaringan layanan perbankan BRI, termasuk Super Apps BRImo yang menawarkan lebih dari 100 fitur, dipastikan siap mendukung kebutuhan transaksi nasabah dengan mudah kapanpun diperlukan.
Selain itu, BRI juga mengoptimalkan jaringan e-channel sebagai bagian dari penguatan layanan transaksi elektronik, yang mencakup 19.657 ATM dan CRM, 284.670 EDC Merchant, dan 276.717 EDC BRILink.
“Di sisi lain, BRI turut mengoptimalkan jaringan 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan aman dan mudah,” ungkapnya.
Untuk melengkapi kemudahan tersebut, nasabah juga dapat memanfaatkan Asisten Virtual BRI 'Sabrina' melalui WhatsApp di 0812 1214 017. Sabrina menyediakan layanan 24 jam untuk informasi produk, promo, hingga informasi mengenai lokasi kantor cabang, ATM, BRILink Agen, serta rekomendasi merchant terdekat. BRI pun menyediakan saluran komunikasi melalui Contact BRI yang tersedia 24 jam di nomor 1500017 atau melalui layanan bebas pulsa di Pusat Bantuan BRImo.
“BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga kebutuhan transaksi keuangan selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan aman dan nyaman,” tutup Hakim.