BTN Perkuat Layanan Perbankan dengan Transformasi Bisnis

BTN mempercepat transformasi bisnis melalui pembaruan operasional kredit, modernisasi cabang, dan pengembangan layanan digital untuk nasabah.

Perbankan terus melakukan transformasi bisnis untuk meningkatkan layanan kepada nasabah. Salah satu upayanya adalah ekspansi yang efisien melalui pembaruan operasional kredit, modernisasi kantor cabang, dan pengembangan layanan digital.

Menurut Direktur Operations BTN, I Nyoman Sugiri Yasa, bank akan memperkuat mesin pendanaan berkelanjutan (sustainable funding), meningkatkan proposisi produk, melakukan cross selling, serta menghadirkan layanan perbankan lengkap (full banking services) dengan pengalaman nasabah yang lebih baik.

"Kami akan mengubah image itu bahwa bank BTN bisa memberikan layanan full banking services. Artinya kalau finansial keluarga itu, ada pembiayaan, investasi, transaksi, dan segala macam kebutuhan perbankan lainnya. Apalagi di era digital sekarang ini," kata Nyoman.

Nyoman menjelaskan bahwa penguatan engine sustainable funding penting agar bisnis berjalan berkelanjutan. Pendanaan adalah bahan bakar utama bagi perbankan untuk aktivitas pembiayaan. Tanpa pendanaan yang kuat, bank tidak dapat menyalurkan pembiayaan secara optimal kepada masyarakat.

BTN juga berupaya menghadirkan holistic banking proposition, yaitu memperkuat proposisi produk dan meningkatkan strategi cross selling. BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan atau KPR, tetapi juga bergerak menuju layanan beyond mortgage.

Dengan pendekatan ini, BTN ingin menawarkan layanan perbankan yang lebih lengkap kepada nasabah, seperti payroll, kartu kredit, investasi, Kredit Ringan (KRING) BTN untuk renovasi rumah, kredit multiguna, pembiayaan kendaraan mobil maupun motor, hingga kredit modal kerja.

"Ketika nasabah membeli rumah melalui KPR, mereka juga berpotensi membutuhkan produk finansial lainnya. Melalui strategi ini, BTN dapat menyediakan beragam solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia," ungkap Nyoman.

Strategic plan BTN selanjutnya adalah menghadirkan layanan perbankan yang lengkap (full banking offering) dengan mengutamakan pengalaman nasabah (customer experience). Kunci dari upaya tersebut adalah melakukan perbaikan pada aspek layanan dan operasional karena keduanya sangat menentukan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah revamp atau pembaruan proses pengelolaan kredit (loan processing) agar lebih efisien, cepat, dan terstandar. Pembaruan operasional kredit dilakukan melalui sistem loan factory. Sistem ini memusatkan proses pengajuan dan pengolahan kredit konsumer, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR).

Sebelumnya, proses operasional kredit BTN dilakukan melalui enam Regional Loan Processing Center (RLPC) yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu di Cawang, Bekasi, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Model tersebut dinilai memiliki sejumlah keterbatasan. Standar proses antarwilayah belum seragam, kontrol dan monitoring belum sepenuhnya terpusat, serta kapasitas dan produktivitas antarregional tidak merata.

Melalui loan factory, proses kredit kini disentralisasi di pusat. Sistem ini juga mengedepankan proses digital sehingga meminimalisir intervensi manual.

"Dengan loan factory, proses KPR diproses di satu sentral. Kami mengedepankan proses digital agar layanan lebih cepat, akurat, transparan, dan memiliki standar yang sama," terang Nyoman.

Menurut dia, sistem tersebut akan diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia. Harapannya, proses pengajuan KPR menjadi lebih efisien dan meningkatkan produktivitas.

Secara bersamaan, perseroan juga mempercepat digitalisasi layanan melalui pengembangan BTN Digital Store. Konsep ini menghadirkan layanan perbankan di lokasi yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat.

BTN Digital Store tidak hanya berada di kantor cabang, tetapi kini juga hadir di pusat perbelanjaan dan kawasan komersial. Bahkan, di beberapa lokasi, BTN menggandeng merek kopi lokal untuk menghadirkan suasana layanan yang lebih santai. Saat ini, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang.

Recommended