Inter Miami menelan kekalahan telak 0-3 dari LAFC dalam laga pembuka MLS musim 2026. Pertandingan yang digelar di LA Coliseum pada Minggu (WIB) tersebut diwarnai sorakan histeris dari ribuan penonton.
Di tengah euforia LAFC, seorang penggemar dengan jersey Argentina bahkan sempat berlari ke lapangan untuk mendekati Lionel Messi. Kekalahan ini menjadi debut yang kurang mulus bagi Messi bersama juara bertahan MLS Cup.
Sebelum pertandingan, sempat muncul keraguan terkait kondisi fisik Messi yang mengalami cedera hamstring di pramusim. Pada usia 38 tahun, banyak pihak khawatir mengenai dampaknya terhadap penampilannya di MLS dan Piala Dunia 2026.
Messi sendiri menyatakan keinginannya untuk tampil di Piala Dunia dan membantu tim nasionalnya jika kondisinya memungkinkan. Ia akan terus memantau kondisi fisiknya selama pramusim bersama Inter Miami.
Pelatih Miami, Javier Mascherano, sebelumnya menegaskan bahwa Messi berlatih dengan baik sepanjang minggu. Namun, penampilannya di lapangan dinilai kurang meyakinkan. Sentuhan dan operan Messi terlihat kurang presisi di awal laga. Meski distribusinya membaik dan hampir mencetak assist, tembakannya tidak ada yang tepat sasaran.
Masalah tidak hanya pada Messi. Miami kesulitan menciptakan momentum hingga LAFC unggul 1-0 melalui gol David Martinez. Dominasi penggemar LAFC dengan jersey Son Heung-min juga terlihat jelas di stadion. Bahkan, Messi mendapatkan cemoohan saat terjatuh di akhir pertandingan.
Mascherano mengaku tidak melihat insiden tersebut dan langsung masuk ke ruang ganti setelah pertandingan usai. Setelah gol dari Denis Bouanga dan Nathan Ordaz memastikan kekalahan 0-3, Messi bertukar jersey dengan Bouanga dan segera meninggalkan lapangan.
Mascherano berpendapat bahwa kekalahan ini tidak mencerminkan jalannya pertandingan secara keseluruhan. Ia menilai perbedaan antara kedua tim tidak terlalu besar dan tim pelatih akan menganalisis pertandingan lebih lanjut.
Meskipun belum tampil maksimal, Mascherano menegaskan bahwa Messi cukup fit untuk berlatih penuh. Mengecilkan Messi dianggap sebagai kesalahan besar karena ia masih mampu menciptakan peluang berbahaya.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menyatakan akan mendukung apapun keputusan Messi terkait Piala Dunia 2026. Dengan empat bulan tersisa, waktu terus berjalan dan sorotan dunia tetap tertuju pada Messi.
"Saya ingin berada di sana. Merasa baik dan menjadi bagian penting untuk membantu tim nasional saya, jika saya bisa hadir," kata Messi, Oktober lalu.
"Saya akan menilai setiap hari saat memulai pramusim tahun depan dengan Inter Miami dan melihat apakah saya bisa benar-benar fit 100%. Saya sangat bersemangat karena ini Piala Dunia," imbuhnya.
"Kenyataannya, mereka menang fair dan itu fakta," ujar Mascherano.
"Tidak, saya tidak melihat apa-apa," kata Mascherano usai pertandingan saat ditanya apakah kaptennya marah soal keputusan wasit atau hasil pertandingan.
"Dia yang memutuskan, dan kami akan mendukung apa pun keputusan dia," ujar Lionel Scaloni, pelatih Timnas Argentina, tentang kemungkinan Messi tampil di Piala Dunia 2026, Desember lalu.
"Semuanya berjalan baik untuk saat ini, tapi enam bulan itu lama. Masih ada waktu," imbuhnya ketika itu.