Bukalapak Raih Pendapatan Rp2,37 Triliun pada Kuartal I 2026

PT Bukalapak.com Tbk membukukan pendapatan Rp2,37 triliun dan EBITDA positif Rp4 miliar pada kuartal pertama 2026 yang didorong oleh segmen gaming.

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan perolehan pendapatan sebesar Rp2,37 triliun pada kuartal I 2026 yang dilaporkan di Jakarta pada Rabu (29/4/2026). Pencapaian ini menandai pembalikan posisi Adjusted EBITDA menjadi positif senilai Rp4 miliar dari periode sebelumnya.

Berdasarkan data yang dilansir dari Medcom, realisasi pendapatan tersebut mengalami kenaikan signifikan sebesar 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 senilai Rp1,46 triliun. Margin kontribusi perusahaan juga tercatat naik menjadi Rp98 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini.

Sektor gim menjadi penggerak utama pertumbuhan dengan menyumbangkan pendapatan sebesar Rp2,1 triliun, melonjak dari posisi Rp1,1 triliun pada tahun lalu. Ekspansi pasar dan produk baru melalui platform Lapakgaming menjadi faktor kunci penguatan kinerja di segmen ini.

Segmen Mitra Bukalapak turut memberikan kontribusi dengan pendapatan Rp175 miliar melalui perluasan infrastruktur pembayaran digital. Dukungan bagi UMKM diperkuat dengan penyediaan mesin EDC dan solusi QRIS Soundbox untuk mempermudah transaksi para mitra.

Pada lini bisnis lainnya, unit retail mencatatkan pendapatan Rp80 miliar yang didukung pembukaan tiga gerai fisik Lifework baru. Sementara itu, segmen investasi menyumbang Rp22 miliar seiring peningkatan aset kelolaan dan peluncuran produk berbasis emas serta mata uang asing.

"Pencapaian Adjusted EBITDA positif di awal tahun ini merupakan pencapaian strategis bagi BUKA sekaligus bukti keberhasilan transformasi kami dalam menjaga momentum peningkatan kondisi keuangan Perseroan," kata Direktur PT Bukalapak.com Tbk, Victor Putra Lesmana.

Manajemen menegaskan akan terus menjaga disiplin operasional guna mengejar profitabilitas yang berkelanjutan di masa depan. Perusahaan kini fokus memperluas jangkauan pasar untuk memperkuat posisi dalam ekosistem teknologi nasional.

Recommended