Produsen otomotif terkemuka asal Tiongkok, BYD, secara resmi memulai masa pre-sale untuk kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) premium terbarunya, Denza D9 model tahun 2026. Kendaraan ini diperkenalkan dalam enam varian berbeda, mencakup pilihan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan battery electric vehicle (BEV). Harga pre-sale untuk MPV mewah ini dimulai dari 389.800 yuan, dan unit pertama dijadwalkan akan tersedia di dealer pada April 2026, seperti dilansir dari Medcom.
Denza D9 terbaru menonjolkan pembaruan desain eksterior yang lebih modern, terutama pada bagian grille depan dengan aksen krom yang menciptakan tampilan berlapis dan tiga dimensi. Siluet bodi mempertahankan proporsi panjangnya dengan desain dual-tone yang mengalir mulus dari pilar A hingga pilar D. Lampu LED belakang berbentuk panah yang membentang lebar turut memperkuat kesan visual premium.
Dari segi dimensi, Denza D9 menawarkan ukuran yang lapang dengan panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.110 mm, menjanjikan ruang kabin yang luas dan nyaman bagi penumpangnya.
Di dalam kabin, Denza D9 dirancang dengan tata letak dashboard berbentuk T yang elegan. Penumpang di baris kedua akan merasakan kenyamanan ekstra berkat kursi bergaya aviasi yang dilengkapi meja lipat dan dua layar hiburan di belakang kursi depan. Fitur hiburan lainnya meliputi layar tambahan di atap dan panel kontrol yang terintegrasi pada sandaran tangan.
Sistem keselamatan dan bantuan berkendara juga menjadi perhatian utama. Seluruh varian Denza D9 dilengkapi dengan sistem bantuan berkendara pintar God’s Eye 5.0. BYD juga memastikan bahwa model Denza D9 generasi sebelumnya akan menerima pembaruan sistem ini melalui pembaruan over-the-air (OTA), menjamin fitur keselamatan tetap mutakhir.
Pada varian PHEV, Denza D9 menggabungkan mesin 1.5T berkekuatan 115 kW dengan sistem motor listrik ganda; motor depan 200 kW dan motor belakang 45 kW. Konfigurasi ini didukung oleh baterai Blade generasi kedua (short) yang memungkinkan jarak tempuh listrik murni lebih dari 400 km. Konsumsi bahan bakar tercatat 6,35 liter per 100 km saat daya baterai habis.
Untuk varian BEV, tersedia dua pilihan penggerak. Pertama, penggerak roda depan dengan motor tunggal 340 kW yang mampu menempuh jarak hingga 750 km. Kedua, varian all-wheel-drive dengan tambahan motor belakang 70 kW, yang menawarkan jangkauan hingga 800 km berdasarkan standar CLTC.
Teknologi pengisian cepat menjadi salah satu keunggulan baterai Blade generasi kedua. Pengisian daya dari 10% hingga 70% dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 5 menit, dan mencapai 97% dalam 9 menit pada kondisi normal. Bahkan pada suhu ekstrem antara -20°C hingga -30°C, pengisian dari 20% ke 97% membutuhkan waktu sekitar 12 menit. Pengisian AC konvensional juga diklaim 30–50% lebih cepat dibandingkan sistem standar.