Menjelang Idulfitri, peningkatan volume kendaraan seringkali menyebabkan kemacetan. Pemudik dapat memanfaatkan teknologi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time.
Pengecekan kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan mudik menjadi krusial. Informasi kepadatan jalan membantu pemudik menentukan waktu keberangkatan, memilih rute alternatif, dan memperkirakan durasi perjalanan.
Saat ini, pemudik dapat mengakses informasi lalu lintas melalui aplikasi navigasi digital, peta daring, dan sumber resmi lainnya.
Terdapat beberapa cara mudah untuk memantau kondisi lalu lintas selama arus mudik Lebaran menggunakan ponsel.
1. Mengakses CCTV Tol Cikampek
Jika melewati Tol Cikampek, pemantauan CCTV sangat membantu. Dengan melihat kondisi terkini, pemudik dapat mempertimbangkan untuk keluar di pintu tol tertentu dan memilih jalur alternatif jika diperlukan.
Pemudik dapat memantau CCTV di berbagai titik tol Cikampek melalui tautan berikut:
2. Via Aplikasi Tol Kita
Aplikasi Tol Kita, yang dikembangkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, menyediakan akses untuk memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV di berbagai ruas tol.
Berikut cara menggunakannya:
– Unduh aplikasi Tol Kita.
– Login jika sudah memiliki akun.
– Buka aplikasi.
– Pilih menu “CCTV” pada halaman utama.
– Pilih ikon CCTV pada ruas jalan tol yang ingin dipantau.
3. Via Google Maps
Google Maps menawarkan fitur lengkap, termasuk informasi kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan. Indikator warna pada peta menunjukkan kondisi lalu lintas: merah (macet), kuning (padat), dan hijau (lancar).
Berikut cara cek kemacetan lalu lintas lewat Google Maps:
– Buka aplikasi Google Maps di ponsel Anda.
– Pastikan Google Maps telah diizinkan mengakses fitur lokasi.
– Masukkan lokasi tujuan untuk membuat rute.
– Setelah rute muncul, ketuk ikon persegi kecil (layers) di tampilan peta.
– Pilih opsi peta “Lalu Lintas” untuk menampilkan informasi kondisi jalan. Google Maps akan menampilkan warna jalan yang menandakan kondisi lalu lintas secara real-time.