Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman 2026

Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, menjadi salah satu nomine Laureus World Sportsman of the Year 2026. Pengumuman pemenang 20 April.

Marc Marquez, sang juara dunia MotoGP 2025, kembali mendapatkan pengakuan atas prestasinya. Ia masuk dalam nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026.

Pembalap asal Spanyol tersebut bersaing dengan lima atlet top lainnya, yakni Carlos Alcaraz (tenis), Ousmane Dembele (sepak bola), Mondo Duplantis (atletik), Tadej Pogacar (balap sepeda), dan Jannik Sinner (tenis).

"Ini adalah nominasi keenam saya di Laureus World Sports Awards tetapi saya masih merasakan antusiasme yang sama seperti saat menerima nominasi pertama saya, 12 tahun lalu!” ujar Marc Marquez.

Marquez menambahkan bahwa kualitas para nominasi menunjukkan betapa istimewanya penghargaan ini, dan ia sangat senang bisa masuk daftar bersama para atlet bergengsi tersebut.

Sebelumnya, Marquez pernah meraih penghargaan Laureus Breakthrough of the Year pada 2013. Ia juga pernah dinominasikan untuk World Sportsman pada 2015 dan 2020, serta Comeback of the Year pada 2022 dan 2025.

Marquez mengakui bahwa musim lalu adalah tahun yang menyenangkan namun penuh tantangan. Ia telah lama menunggu untuk kembali ke puncak, dan musim lalu membutuhkan usaha luar biasa untuk merebut gelar lagi.

"Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi merupakan kehormatan besar bisa masuk nominasi penghargaan ini bersama atlet-atlet luar biasa dari tenis, sepak bola, atletik, dan balap sepeda," lanjutnya.

Dalam sejarah penghargaan ini, hanya ada tiga pemenang dari dunia motorsport untuk kategori World Sportsman, yaitu Michael Schumacher (2002, 2004), Sebastian Vettel (2014), dan Lewis Hamilton (2020).

Pemenang tahun lalu adalah atlet lompat galah, Duplantis. Pengumuman pemenang edisi 2026 akan dilakukan dalam seremoni di Madrid, kota tempat tinggal Marquez, pada 20 April.

Seperti diketahui, sebelum bergabung dengan tim pabrikan Ducati, Marc Marquez sempat mengalami cedera berat dan harus mengendarai motor yang kurang kompetitif bersama Honda. Bersama Ducati, ia berhasil mematahkan puasa gelar MotoGP selama lima tahun pada musim debutnya.

Recommended