Manajemen Chelsea dilaporkan telah menyusun daftar pendek kandidat manajer baru pada Selasa (12/5/2026) untuk memimpin klub pada musim 2026/2027. Langkah ini diambil guna mengisi posisi pelatih kepala permanen di Stamford Bridge setelah pemecatan Liam Rosenior baru-baru ini.
Klub asal London Barat tersebut mengincar sejumlah nama besar, termasuk pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso dan manajer Fulham Marco Silva. Sebagaimana dilansir dari Bola, pencarian ini dilakukan menyusul merosotnya performa tim dan hilangnya kepercayaan pemain terhadap kepemimpinan Rosenior.
Laporan Sky Sports menyebutkan bahwa manajemen The Blues saat ini telah memfinalisasi daftar yang berisi lima hingga enam nama potensial. Selain Alonso dan Silva, pelatih AFC Bournemouth Andoni Iraola juga masuk dalam radar pantauan manajemen klub.
Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Iraola diprediksi akan berjalan ketat karena Crystal Palace juga berminat merekrutnya. Palace yang berstatus juara bertahan FA Cup dilaporkan siap bersaing dengan Chelsea demi mendapatkan jasa pelatih asal Spanyol tersebut.
Chelsea menargetkan penunjukan manajer baru sudah tuntas sebelum gelaran Piala Dunia FIFA 2026 dimulai pada pertengahan Juni mendatang. Target waktu tersebut ditetapkan agar pelatih anyar memiliki durasi yang cukup untuk melakukan evaluasi skuad secara menyeluruh.
Agenda pramusim Chelsea sendiri dijadwalkan bakal dimulai pada 28 Juli 2026 dengan menghadapi Western Sydney Wanderers di Australia. Rangkaian tur tersebut juga mencakup pertandingan melawan AC Milan yang akan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia.
Saat ini, tim utama Chelsea masih berada di bawah arahan pelatih interim Calum McFarlane untuk menyelesaikan sisa kompetisi musim ini. Fokus jangka pendek klub tertuju pada pertandingan krusial di Stadion Wembley guna memperebutkan trofi domestik.
Chelsea dijadwalkan akan menghadapi Manchester City pada partai final FA Cup dalam waktu dekat. Kemenangan dalam laga tersebut menjadi satu-satunya jalur bagi The Blues untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan sekaligus menutup periode sulit musim ini dengan prestasi.