Chelsea Pertimbangkan Ganti Manajer di Akhir Musim, Rosenior Terancam

Chelsea dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan manajerial di akhir musim setelah performa inkonsisten tim di bawah asuhan Liam Rosenior. Beberapa nama pelatih baru muncul.

Tekanan di klub Chelsea semakin meningkat seiring performa tim yang belum stabil. Manajemen klub asal London tersebut dilaporkan sedang mempertimbangkan perubahan manajerial setelah musim yang penuh gejolak. Inkonsistensi performa dalam beberapa pekan terakhir memicu pertanyaan besar, bahkan dari internal klub, mengenai arah tim di bawah asuhan Liam Rosenior, seperti dilansir dari Bola.

Rosenior, yang mengambil alih posisi manajer dari Enzo Maresca pada Januari 2026, belum menunjukkan peningkatan signifikan. Meskipun sempat meraih kemenangan besar 7-0 atas Port Vale yang sedikit meredakan ketegangan, serangkaian hasil buruk, termasuk tersingkirnya dari beberapa kompetisi penting, telah menimbulkan keraguan besar di kalangan petinggi klub.

Laporan terbaru juga mengungkap bahwa suasana di ruang ganti tim tidak sepenuhnya kondusif. Kasus indisipliner yang melibatkan gelandang Enzo Fernandez menjadi salah satu indikasi adanya ketegangan internal yang lebih luas di dalam skuad. Situasi ini mendorong para petinggi klub untuk mempertimbangkan langkah tegas, dengan sumber internal menyebut posisi Rosenior "nyaris tak terselamatkan". Peluang besar untuk mendepak Rosenior pada akhir musim pun semakin menguat.

Manajemen Chelsea dikabarkan telah mulai menjajaki kandidat pelatih baru menjelang musim panas mendatang. Sejumlah nama telah mencuat sebagai opsi potensial untuk menggantikan Rosenior. Salah satunya adalah Andoni Iraola, pelatih AFC Bournemouth, yang dikenal dengan gaya bermain energik dan kemampuannya mengangkat performa tim di atas ekspektasi.

Selain Iraola, Oliver Glasner yang akan meninggalkan Crystal Palace juga menjadi kandidat kuat. Glasner dinilai memiliki pendekatan taktis yang solid serta rekam jejak sukses di level domestik maupun Eropa. Chelsea juga disebutkan memiliki ambisi untuk merekrut pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, yang kehadirannya diyakini akan menjadi sinyal kuat keinginan klub untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Perjalanan Karier Manajerial Rosenior di Chelsea

Meskipun terikat kontrak panjang hingga 2032, performa di lapangan tidak sejalan dengan durasi kontraknya. Dalam 46 pertandingan musim ini, Rosenior mencatatkan 25 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 14 kekalahan, dengan rata-rata 1,78 poin per pertandingan. Di Premier League, Chelsea meraih 5 kemenangan dari 10 laga, dengan rata-rata 1,70 poin per pertandingan.

Secara statistik, Rosenior juga mencatatkan rata-rata poin impresif 2,67 per laga di UEFA Conference League dan tampil sempurna di FA Cup dengan empat kemenangan dari empat pertandingan. Namun, angka-angka tersebut belum cukup meredam keraguan internal klub. Inkonsistensi performa, hasil buruk di laga-laga krusial, dan dinamika ruang ganti menjadi faktor utama yang membuat posisinya semakin goyah.

Recommended