Peluang Chelsea untuk menembus zona Liga Champions musim depan ternyata belum sepenuhnya tertutup, walaupun posisi mereka saat ini sangat tidak menguntungkan. Klub berjuluk The Blues tersebut kini tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League dan nasibnya amat bergantung pada performa tim-tim kompetitor.
Hasil imbang saat bersua Liverpool pada 9 Mei lalu menjadi poin perdana Chelsea di kompetisi domestik setelah melewati periode buruk selama dua bulan. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Bola, Chelsea sebelumnya sempat menderita enam kekalahan secara beruntun dan cuma mampu mengamankan satu poin dari total 21 angka yang tersedia.
Harapan armada London Barat untuk meraih tiket kompetisi tertinggi Eropa kini harus melewati skenario yang sangat kompleks. Premier League sendiri memiliki kans untuk mengirimkan hingga enam wakilnya ke Liga Champions musim depan.
Kuota reguler tim Inggris berjumlah empat tim, namun kuota tersebut bisa bertambah satu melalui European Performance Spot (EPS). Hal ini terjadi berkat capaian impresif yang ditunjukkan oleh delegasi Inggris di panggung kompetisi Eropa.
Pintu menuju slot keenam dapat terbuka jika Aston Villa mampu menyegel posisi empat besar di liga domestik sekaligus merengkuh trofi Liga Europa. Skuad besutan Unai Emery tersebut saat ini dijagokan menjadi kampiun ketika bersua Freiburg di partai puncak Liga Europa.
Apabila skenario Aston Villa menjadi juara terwujud, jatah tiket tambahan otomatis akan dialihkan kepada klub yang mengakhiri musim di peringkat keenam klasemen Premier League.
Ketergantungan Chelsea pada Hasil Tim Lain
Posisi keenam klasemen saat ini ditempati oleh Bournemouth yang mengoleksi 55 poin. Chelsea membuntuti di belakang dengan selisih enam angka, namun tim London Barat tersebut unggul dalam aspek produktivitas atau selisih gol.
Oleh karena itu, Chelsea wajib menyapu bersih kemenangan pada dua laga sisa musim ini saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur serta Sunderland. Di sisi lain, mereka harus berharap Bournemouth menelan kekalahan beruntun pada dua pertandingan pamungkas melawan Manchester City dan Nottingham Forest.
Secara total, terdapat delapan pertandingan dari tim lain yang hasilnya harus sesuai dengan kalkulasi Chelsea agar mereka bisa mengunci posisi enam besar. Brentfort harus takluk dari Liverpool, Aston Villa tumbang di tangan Manchester City pada laga liga, Brighton & Hove Albion gagal menang atas Manchester United, serta Aston Villa sukses memenangi final Liga Europa.
Ancaman Finis di Papan Bawah
Sebaliknya, Chelsea justru dihantui risiko melorot hingga peringkat ke-14 jika mereka kembali menelan kekalahan di dua pertandingan terakhir, sementara tim-tim di bawah mereka sukses mendulang angka penuh.
Kondisi ini menjadi rapor merah yang cukup mengejutkan bagi klub yang pada awal musim sempat diprediksi menjadi salah satu penantang gelar juara sebelum performanya merosot tajam. Chelsea tercatat merupakan pemegang dua gelar juara Liga Champions yang masing-masing mereka raih pada tahun 2012 dan 2021.