Chelsea dinobatkan sebagai klub dengan skuad paling bernilai di dunia oleh CIES Football Observatory. Studi ini mengukur total estimasi nilai transfer pemain dari berbagai klub sepak bola.
Nilai skuad Chelsea diperkirakan mencapai 1,732 miliar euro (sekitar Rp33,7 triliun), berdasarkan perhitungan dari 54 pemain yang ada di dalam skuad, belum termasuk pemain yang dipinjamkan ke klub lain seperti RC Strasbourg.
Manchester City berada di posisi kedua dengan nilai skuad 1,608 miliar euro, disusul Real Madrid dengan 1,541 miliar euro. Meskipun Man City sedikit di atas Madrid dalam laporan ini, hasil pertemuan kedua tim baru-baru ini di Santiago Bernabeu menunjukkan hal yang berbeda.
Selain nilai skuad yang tinggi, Chelsea juga memiliki distribusi nilai pemain yang paling merata. Pemain dengan nilai tertinggi di tim adalah Estevao Willian, dengan estimasi nilai sekitar 123 juta euro, atau sedikit di atas 7 persen dari total nilai skuad.
Sebaliknya, Barcelona berada di posisi keempat dengan nilai skuad 1,389 miliar euro. Bintang muda mereka, Lamine Yamal, diperkirakan memiliki nilai 351,6 juta euro, hampir seperempat dari total nilai skuad. Yamal menjadi pemain dengan nilai tertinggi dalam sejarah model statistik CIES.
Arsenal (1,348 miliar euro) dan Paris Saint-Germain (PSG) (1,346 miliar euro) melengkapi daftar enam besar. Daftar ini semakin memperkuat dominasi finansial klub-klub dari liga-liga besar Eropa.
Di luar enam besar, Bayern Munchen menjadi klub Jerman dengan nilai tertinggi (1 miliar euro), sementara Inter Milan memimpin di Italia (820 juta euro). Benfica menjadi klub paling bernilai di Portugal (549 juta euro), PSV Eindhoven di Belanda (400 juta euro), dan Club Brugge di Belgia (347 juta euro).
Di luar Eropa, Palmeiras dari Brasil menjadi tim dengan nilai skuad tertinggi (322 juta euro). Jika mereka mempertahankan Estevao Willian dan Endrick, nilai skuad mereka diperkirakan bisa melampaui 500 juta euro.
Data ini mencerminkan strategi rekrutmen Chelsea dalam beberapa tahun terakhir, yaitu mengumpulkan banyak pemain muda berbakat. Namun, investasi finansial sebesar itu masih belum memberikan kesuksesan yang meyakinkan di lapangan, seperti terlihat dari kekalahan 5-2 dari PSG di Liga Champions.